Saat ini, pihak BPBD Magelang terus memantau perkembangan di sana. Karena sejumlah pendaki ternyata belum berhasil dievakuasi.
KEBAKARAN terjadi di Gunung Sumbing, Jawa Tengah, Minggu . Sejumlah pendaki dilaporkan masih berada di gunung tersebut, dan belum terevakuasi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, Edy Susanto, mengatakan, saat ini pihaknya terus memantau perkembangan di sana. Karena sejumlah pendaki ternyata belum berhasil dievakuasi. "Upaya pemadaman dan pencegahan dilakukan ke wilayah jalur pendakian, maka kami menetapkan pendakian Gunung Sumbing semua jalur ditutup sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan," tulis Koordinator Forum Pengelola Gunung Sumbing , Lilik Setyawan, dalam surat resminya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kebakaran di Lereng Sumbing Akhirnya Padam, 42 Hektare Lahan TerbakarKebakaran lahan di lereng Gunung Sumbing telah padam. Wakil Administrasi Perhutani Kedu Utara, Bagas Avianto mengatakan ada 42 hektare lahan terbakar. Karhutla GunungSumbing
Baca lebih lajut »
Gunung Sumbing Terbakar, Pendakian DitutupPendaki yang telah terlanjur naik, diperintahkan segera turun.
Baca lebih lajut »
Usai Terbakar, Jalur Pendakian ke Gunung Sumbing DitutupGunung Sumbing terbakar pada Minggu 11/8/2019. Akibat kebakaran di hutan Gunung Sumbing, pendakian ke gunung ini ditutup sementara.
Baca lebih lajut »
Tim Gabungan Masih Sisir Kawasan Gunung Sumbing yang TerbakarTim gabungan masih melakukan penyisiran di kawasan hutan Gunung Sumbing, Jawa Tengah, yang terbakar Senin pagi ini (12/8/2019)....
Baca lebih lajut »
42 Hektare Hutan Lereng Gunung Sumbing TerbakarKerugian akibat kebakaran lereng Gunung Sumbing Rp 6,3 juta.
Baca lebih lajut »
BNPB: Tim gabungan masih sisir kebakaran Gunung SumbingPelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan tim gabungan masih ...
Baca lebih lajut »