Ratusan pengungsi etnis Rohingya kembali dilaporkan tiba di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.
Sebanyak 184 pengungsi etnis Muslim-Rohingya tiba di Pantai Kuala Gigeng Lamnga, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Minggu sekitar pukul 14.30 WIB. Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, mengatakan pengungsi etnis Rohingya yang tiba di Aceh Besar berjumlah 184 orang.
Sebanyak 184 pengungsi etnis Muslim-Rohingya tiba di Pantai Kuala Gigeng Lamnga, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Minggu . “Mereka sudah terlihat sejak tiga hari yang lalu dan telah mendekati wilayah perairan Sabang, Aceh,” ungkapnya kepada VOA.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
184 Pengungsi Rohingya Terdampar di Pantai Aceh BesarRatusan pengungsi Rohingya kembali terdampar di Pantai Aceh Besar, Provinsi Aceh.
Baca lebih lajut »
Lagi, 1 Kapal Pengungsi Rohingya Terdampar di Aceh BesarSatu kapal yang membawa pengungsi Rohingya kembali mendarat di Aceh Besar. Belum diketahui jumlah pengungsi Rohingya dari kapal tersebut. Via: detikSumut
Baca lebih lajut »
184 Pengungsi Rohingya Terdampar di Aceh Besar, 40 Anak-anakSebanyak 184 pengungsi Rohingya terdampar di Kuala Gigieng, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Provinsi Aceh. Ada 40 di antaranya yang masih anak-anak. Via: detikSumut
Baca lebih lajut »
Satu Kapal Rohingya Kembali Terdampar di Kuala Gigieng Aceh BesarTerdapat 184 pengungsi Rohingya yang terdampar di Aceh Besar.
Baca lebih lajut »
184 pengungsi Rohingya ditempatkan di fasilitas sosial di Aceh BesarSebanyak 184 pengungsi Rohingya yang pada Minggu terdampar di kawasan pantai Gampong Baro untuk sementara ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis Daerah ...
Baca lebih lajut »
1 Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh Besar Sedang HamilSatu orang pengungsi Rohingya yang terdampar di Aceh Besar, Minggu (8/1/2023) dalam kondisi hamil. Ada empat lainnya dalam kondisi sakit. Via: detikSumut
Baca lebih lajut »