PBB menilai tindakan itu menyebarkan kebencian pada umat Muslim.
JawaPos.com – Selain Aliansi Peradaban dan beberapa negara mayoritas Muslim, Perserikatan Bangsa-Bangsa turut mengutuk pembakaran Alquran oleh politikus sayap kanan Swedia-Denmark, Rasmus Paludan. PBB menyebutnya sebagai tindakan keji. Rasmus Paludan melakukan aksi pembakaran Alquran di luar Kedutaan Turki di Swedia.
“Itu tidak sopan dan menghina umat Islam dan tidak boleh digabungkan dengan dalih kebebasan berekspresi,” tambah Moratinos. Tak lama setelah Paludan membakar salinan Alquran, Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, mengutuk otoritas Swedia karena gagal melarang protes tersebut. Arab Saudi, Yordania, dan Kuwait juga mengecam aksi tersebut serta negara-negara mayoritas Muslim lainnya seperti Pakistan dan Somalia.Baca juga:Umat Muslim dan Kristen Dunia Kutuk Aksi Pembakaran Alquran di SwediaKlarifikasi Swedia
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Badan PBB Kutuk Pembakaran Alquran di Swedia |Republika OnlinePembakaran Alquran merupakan ekspresi kebencian terhadap umat Islam
Baca lebih lajut »
Umat Muslim dan Kristen Dunia Kutuk Aksi Pembakaran Alquran di SwediaTak hanya umat Muslim, umat Kristen dan Yahudi di Turki dan seluruh dunia ikut mengutuk pembakaran Alquran tersebut.
Baca lebih lajut »
Al Azhar, Liga Arab, dan Mesir Satu Suara Kutuk Pembakaran Alquran |Republika OnlinePenistaan agama berulang menunjukkan keterlibatan otoritas Swedia dengan sayap kanan.
Baca lebih lajut »
Kutuk Pembakaran Alquran di Swedia, Gerakan Pemuda Ka'bah Dorong Nota Protes ke Swedia |Republika OnlinePembakaran Alquran di Swedia menunjukkan buruknya Islamofobia
Baca lebih lajut »
Turki Kutuk Pembakaran Alquran oleh Politisi Sayap Kanan Belanda |Republika OnlinePembakaran Alquran kali ini terjadi di Belanda setelah Swedia
Baca lebih lajut »
Indonesia, Turki dan Negara-Negara Islam Kutuk Keras Pembakaran Al-Qur'an di SwediaPemerintah Turki, Indonesia, dan negara-negara Islam, dan belakangan, pemerintah Swedia, mengutuk keras dan memprotes tindakan ini. Bahkan, Turki memanggil duta besar Swedia untuk mengklarifikasi kasus pembakaran Al-Quran ini
Baca lebih lajut »