Kuota pasokan minyak goreng subsidi MinyaKita akan ditambah sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pasar.
– Kuota pasokan minyak goreng subsidi MinyaKita akan ditambah, yang semula 300 ribu ton menjadi 450 ribu ton per bulan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pasar.
Dengan larangan itu, harapannya dapat menjaga kestabilan ketersediaan produk di pasaran, sehingga tidak terjadi kelangkaan yang dapat mempengaruhi harga.Pembelian grosir nantinya berpeluang dijual secara daring, sehingga dinilai kurang relevan sesuai sasaran program minyak goreng pemerintah. “Harganya agak naik, biasanya dijual sesuai tulisan di kemasan Rp14.000, tapi dijual Rp15.000,” kata Siti, salah satu pedagang di Pasar Basar Trenggalek mengacu pada harga penjualan kisaran akhir Januari lalu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Biang Kerok Minyakita Langka Dibongkar Mendag, Ternyata Gara-Gara IniMenteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyebut kelangkaan Minyakita disebabkan pengguna minyak goreng premium beralih ke Minyakita.
Baca lebih lajut »
Jreng! Titah Luhut: DMO Minyak Goreng Dipatok 50%Menko Luhut sebut pasokan minyak goreng untuk Minyakita berkurang.
Baca lebih lajut »
Luhut: Kenaikan Harga MinyaKita akibat Pasokan Domestik KurangLuhut mengaku kenaikan harga minyak goreng curah merek Minyakita ini disebabkan minimnya pasokan kewajiban pasar domestik (DMO).
Baca lebih lajut »
MinyaKita Mahal dan Langka, Luhut Naikkan Pasokan DMO 50 Persen Sampai LebaranKeputusan itu menurut Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan dilakukan merujuk pada hasil rapat koordinasi yang telah dilakukan dengan pihak terkait.
Baca lebih lajut »
Begini Janji Mendag soal MinyaKita, Rakyat Mencatat Lho, Pak!Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa akan menambah kuota MinyaKita
Baca lebih lajut »
Minyak Goreng MinyaKita di Solo Langka Sebulan Ini, Harga Capai Rp17.000/LiterHarga jual minyak goreng bersubsidi MinyaKita di Solo melebihi HET yakni hingga Rp17.000 per liter karena stoknya minim.
Baca lebih lajut »