Paus Fransiskus mengimbau kepada warga di Sudan Selatan untuk meletakan 'senjata kebencian' mereka. Hal itu disampaikan Paus Fransiskus saat mengunjungi Sudan.
Sementara itu masyarakat melambaikan bendera nasional dan menyanyikan 'Selamat bapa suci di Sudan Selatan' ketika Paus Argentina bergerak di antara kerumunan orang dengan mobilnya sebelum menyampaikan misa kepada audiensi yang dihadiri otoritas setempat sekitar 70.000 orang.
melakukan kunjungan kepausan pertama ke negara yang sebagian besar Kristen itu sejak mencapai kemerdekaan dari Sudan yang berpenduduk mayoritas muslim pada 2011 hingga terjadi perang saudara yang menewaskan hampir 400.000 orang.Terlepas dari kesepakatan damai yang ditandatangani pada 2018 antara Presiden Salva Kiir dan wakilnya Riek Machar, banyak dari persyaratannya tetap tidak terpenuhi dan kekerasan terus mengguncang, mendorong orang-orang dari rumah mereka ke kamp-kamp pengungsian.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
27 Tewas Akibat Bentrokan di Sudan Selatan Menjelang Kunjungan Paus FransiskusBentrokan terjadi di Sudan Selatan yang menewaskan 27 orang, hanya sehari menjelang kunjungan Paus Fransiskus.
Baca lebih lajut »
Paus Fransiskus Serukan Perlindungan bagi Perempuan Sudan SelatanPaus Fransiskus bersama dengan para pemimpin Kristen lainnya dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Sabtu 4/2), mendesak perbaikan upaya perlindungan dan kemajuan bagi perempuan di Sudan Selatan. Di negara tersebut praktik pemerkosaan menjadi senjata perang, pengantin anak adalah hal yang...
Baca lebih lajut »
Lawatan ke Afrika, Paus Fransiskus Akhiri Kunjungan ke Sudan SelatanPaus Fransiskus mengakhiri lawatannya ke benua Afrika, Minggu (5/2) dengan mengunjungi Sudan Selatan, negara yang berjuang keras mengatasi konflik.
Baca lebih lajut »
Dalam Misa Terbuka, Paus Fransiskus Desak Diakhirinya Kebencian Etnis di Sudan SelatanPaus Fransiskus mengimbau kepada penduduk Sudan Selatan untuk meletakkan 'senjata kebencian' mereka ketika hadir dalam misa terbuka.
Baca lebih lajut »
Sambutan Meriah Kedatangan Paus Fransiskus di SudanSetelah berkunjung ke Kongo, Paus Fransiskus melanjutkan perjalanannya ke Sudan
Baca lebih lajut »