Kunci Kendalikan Kanker, Dianjurkan Deteksi Dini Berkala

Indonesia Berita Berita

Kunci Kendalikan Kanker, Dianjurkan Deteksi Dini Berkala
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 40 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 92%

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menganjurkan seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan deteksi dini atau skrining kesehatan secara berkala sebagai kunci kendalikan kanker.

Deteksi dini berpeluang besar untuk meningkatkan kesempatan seseorang menjadi penyintas untuk penyakit tidak menular seperti kanker. Dengan demikian, biaya perawatan, tingkat keparahan, kecacatan, bahkan kematian bisa dikendalikan. "Kanker itu dapat dikendalikan, angka survival ratenya tinggi tapi syaratnya harus deteksi dini. Sekitar 90% bisa dikendalikan, kalau ditemukan pada stadium lanjut maka 90% akan meninggal," kata Budi dalam keterangannya, Senin .

Faktor penyebabnya beragam. Pertama, masyarakat takut untuk melakukan pemeriksaan karena khawatir karena keterbatasan dana, kedua keterbatasan peralatan sehingga belum banyak fasilitas kesehatan utamanya di daerah yang mampu melakukan skrining kanker dan ketiga kurangnya tenaga kesehatan yang berkompeten.

Dari sisi pembiayaan saat ini skrining kanker sudah ditanggung BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan secara gratis di fasilitas pelayanan kesehatan. "Misalnya untuk kanker kolorektoral, sekarang untuk laki-laki usia di atas 50 tahun sudah bisa melakukan deteksi dini gratis di fasyankes,” ucap Budi.

Budi membeberkan bahwa saat ini pihaknya berupaya memenuhi alat deteksi dini untuk penanganan kanker pada wanita, pria maupun anak.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Menteri Kesehatan: Transformasi Kesehatan Cegah RI Jadi Negara Banyak PenyakitMenteri Kesehatan: Transformasi Kesehatan Cegah RI Jadi Negara Banyak PenyakitMenteri Kesehatan menyatakan transformasi kesehatan yang menjadi salah satu fokus pemerintah bertujuan agar Indonesia tidak menjadi negara dengan banyak penyakit.
Baca lebih lajut »

Transformasi kesehatan cegah Indonesia jadi negara banyak penyakitTransformasi kesehatan cegah Indonesia jadi negara banyak penyakitMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan transformasi kesehatan yang menjadi salah satu fokus pemerintah bertujuan agar Indonesia tidak menjadi ...
Baca lebih lajut »

Kelas 1, 2, 3 BPJS Kesehatan Mau Dihapus, Simak Lagi IurannyaKelas 1, 2, 3 BPJS Kesehatan Mau Dihapus, Simak Lagi IurannyaMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut penghapusan kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan dilakukan secara bertahap tahun ini.
Baca lebih lajut »

Menhub Minta Angkutan Feeder LRT Sumsel Ditambah, Bakal Gandeng SwastaMenhub Minta Angkutan Feeder LRT Sumsel Ditambah, Bakal Gandeng SwastaMenteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta angkutan pengumpan LRT Sumatera Selatan diperbanyak
Baca lebih lajut »

Duet Heru Budi dan Joko Agus Diminta Tak Segan Bedah Anggaran Pemprov DKIDuet Heru Budi dan Joko Agus Diminta Tak Segan Bedah Anggaran Pemprov DKIPj Gubernur Heru Budi Hartono dan Sekda DKI terpilih, Joko Agus Setyono diminta tidak ragu membedah anggaran Pemprov DKI. 
Baca lebih lajut »

Menkes Budi: RI Punya 10 Ribu Puskesmas, Tak Cukup Jangkau MasyarakatMenkes Budi: RI Punya 10 Ribu Puskesmas, Tak Cukup Jangkau MasyarakatIndonesia punya 10.000 Puskesmas yang tak cukup menjangkau semua masyarakat.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 04:28:39