KTT perdamaian antara Rusia dengan Ukraina dijadwalkan pada 24 Februari 2023 di Markas Besar PBB.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Duta Besar Ukraina untuk Turki, Vasily Bodnar pada Kamis mengatakan bahwa Konferensi Tingkat Tinggi Perdamaian yang diusulkan oleh Ukraina dijadwalkan pada 24 Februari 2023.
Pihaknya mengingatkan kembali bahwa pada KTT G20 Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengajukan usulan rencana perdamaian. “Saya berterima kasih kepada Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu yang secara resmi menyatakan bahwa Turki mendukung rencana perdamaian yang diajukan Ukraina dan siap berpartisipasi dalam pelaksanaannya,” tambah Bodnar.
“Apa yang kita bicarakan adalah mengadakan semacam puncak perdamaian di platform PBB pada 24 Februari, pada hari ulang tahun operasi militer khusus. Menurut rencana para pemimpin Kyiv itu akan berkontribusi pada implementasi , yang dia sajikan dalam bentuk formula perdamaian," kata Zakharova.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rangkuman Perang Rusia vs Ukraina, Zelensky Perkokoh Militer UkrainaSemakin panas, Presiden Ukraina Zelensky mengatur ulang strategi dan menguatkan benteng di perbatasan.
Baca lebih lajut »
Putin Copot Jenderal Sadis Komandan Perang Rusia UkrainaRusia mencopot seorang jenderal yang merupakan komandan perang Rusia Ukraina.
Baca lebih lajut »
Patrushev: Rusia Sekarang Melawan NATO di UkrainaNikolai Patrushev, mengatakan Moskwa sekarang sedang memerangi aliansi militer NATO pimpinan Amerika Serikat (AS), bukan hanya Ukraina.
Baca lebih lajut »
Produsen Sepatu Ternama di Serang PHK 1.600 Karyawan Buntut Perang Rusia-Ukraina | Halaman 2Karena ketidakpastian ekonomi dunia yang menyebabkan berkurangnya permintaan pembuatan sepatu, menyebabkan PT Nikomas Gemilang selaku produsen sepatu merek Nike terpaksa merumahkan alias phk 1.600 pegawainya.
Baca lebih lajut »
Dubes Rusia: AS Berpartisipasi Dalam Perang Ukraina |Republika OnlineAS berpartisipasi dalam perang Ukraina dengan memberikan pelatihan penggunaan rudal.
Baca lebih lajut »