TNI AD memutuskan mempertahankan Enzo sebagai taruna Akmil.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staf TNI Angkatan Darat , Jenderal Andika Perkasa, meminta orang-orang di sekitar Enzo Zens Allie membantunya menempuh perjalanan untuk menjadi perwira TNI. Untuk itu, mereka diminta untuk tetap menjaga Enzo tetap berada di jalur yang sesuai dengan kriteria seorang perwira TNI.
"Kami sebagai pendidik maupun organisasi pasti kami punya mekanisme untuk membina mental mereka, membentuk mereka, sehingga lama-kelamaan mereka semakin bagus. Tetapi peran lingkungan dari adik-adik kita ini di rumah, di keluarga, juga sangat besar," kata dia. Dengan hasil indeks moderasi beragama Enzo yang Andika sebut cukup baik itu, maka TNI AD memutuskan untuk mempertahankannya sebagai taruna Akmil. Penilaian itu dilakukan tidak hanya terhadap Enzo saja, tetapi juga terhadap beberapa taruna lainnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
KSAD Ungkap Nilai Skor Moderasi Beragama Enzo Zenz AllieKepala Staf TNI Angkatan Darat mengungkap hasil tes moderasi beragama terhadap Enzo Zenz Allie
Baca lebih lajut »
Soal Polemik Enzo Zenz, KSAD Sebut Banyak Calon Perwira DikeluarkanIni bukti bahwa keputusan TNI mempertahankan Enzo Zenz Allie di Akademi Militer didasarkan pada hasil tes, bukan yang lain.
Baca lebih lajut »
KSAD Berharap Enzo dan Taruna Lain Bisa Lalui Pendidikan AkmilTNI Angkatan Darat menegaskan Enzo Zenz Allie, pemuda keturunan Prancis layak mengikuti pendidikan taruna Akademi Militer...
Baca lebih lajut »
KSAD sebut indeks bernegara Enzo Allie bagusKepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menyebutkan pihaknya memutuskan mempertahankan taruna Akademi Militer (Akmil), Enzo Zenz ...
Baca lebih lajut »
Heboh Enzo Zenz Allie, Moeldoko Minta TNI Ketatkan PengawasanMoeldoko meminta TNI mengetatkan pengawasan mereka saat penerimaan anggota baru. Hal ini terkait kabar taruna Akmil Enzo Zenz Allie.
Baca lebih lajut »