Kelangkaan air tidak boleh dipandang sebagai masalah sektoral, melainkan masalah yang melampaui perekonomian secara keseluruhan.
Negara besar di Asia seperti India dan China akan menjadi yang paling terkena dampak dari isu kekurangan air ini.Kelangkaan air bersih diprediksi bakal jadi masalah paling krusial dan berpotensi berdampak ke krisis iklim yang lebih luas. Hal itu diungkapkan oleh CEO Council on Energy, Environment and Water, Arunabha Ghosh dalam acara Ecosperity Week di Singapura.
"Bukan hanya industri lama seperti pembuatan baja, namun industri baru seperti pembuatan chip semikonduktor dan transisi ke energi ramah lingkungan akan membutuhkan banyak air," tambahnya. India, yang kini merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, diprediksi akan menjadi negara yang paling terkena dampak kelangkaan air.