KPU dan Pemerintah Kabupaten Pangkep, belum menemui titik temu terkait dengan anggaran dana hibah untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020
Pemeritah Kabupaten Pangkep belum menyetujui usulan anggaran pilkada dari KPU sebesar Rp35 miliar. Hal itu dibenarkan oleh Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid.
Syamsuddin menambahkan, pengurangan anggaran dari usulan KPU Pangkep tersebut karena banyak dalam RKA item kegiatan yang nilainya membengkak dibanding pilkada 2015 lalu. Ia mengambil contoh anggaran sosialisasi yang pada pilkada 2015 hanya sebesar Rp200 juta namun pada RKA pilkada 2020, KPU mengusul Rp2 miliar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kemendagri : 178 Daerah Tandatangani NPHD dengan KPUAda 270 daerah yang mengikuti pilkada.
Baca lebih lajut »
KPU Ingin Larang Pemabuk dan Pezina Maju Pilkada, Tifatul: Kepala Daerah Harus Bermoral'Kepala daerah harus bermorallah. Jadi syarat pimpinan, satu moral, kita ini orang timur, jadi enggak bisa, tidak bermoral itu susah,' kata Tifatul. Nasional
Baca lebih lajut »
KPU Siapkan RPKPU Pencalonan Kepala DaerahKOMISI Pemilihan Umum (KPU) RI segera mengajukan jadwal rapat konsultasi untuk pembahasan rancangan peraturan KPU tentang pencalonan kepala daerah.
Baca lebih lajut »
Rencana KPU untuk Larang Pemabuk, Pezina, dan Pejudi 'Nyalon' pada Pilkada 2020Salah satu pasal rancangan PKPU tersebut melarang seseorang yang punya catatan melanggar kesusilaan mencalonkan diri pada Pilkada 2020.
Baca lebih lajut »
Terapkan E-Rekapitulasi, KPU Ingin Hasil Penghitungan Lebih CepatDalam pelaksanaan pemilu, hasil akhir penghitungan suara akan didapatkan dalam 35 hari. Sedangkan untuk pilkada dalam 14 hari.
Baca lebih lajut »
KPU Sebut Sudah Miliki Model untuk Terapkan E-Rekapitulasi'Kami sudah punya modelnya. Tapi yang mana nanti yang akan diterapkan, kemudian bagaimana caranya, itu masih disiapkan nanti di dalam PKPU.'
Baca lebih lajut »