Penyidik KPK memeriksa istri Lukas Enembe, Yulce Wenda dan putranya bernama Astract Bona Timoramo Enembe, sebagai saksi dalam kasus dugaan suap serta gratifikasi proyek infrastruktur di Provinsi Papua.
Istri Lukas Enembe, Yulce Wenda dan punyanya Astract Bona Timoramo Enembe penuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Provinsi Papua, Rabu . ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat/am.
Petrus mengatakan kedatangan Yulce Wenda dan Astract Bona untuk membuat perkara yang dialami Lukas Enembe menjadi lebih jelas. Sebelumnya, KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Provinsi Papua
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pimpinan KPK: Lukas Enembe Mungkin Tak Mau Jawab Penyidik, Bukan Tidak SehatWakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe kemungkinan tak mau menjawab saat diperiksa penyidik KPK.
Baca lebih lajut »
Pimpinan KPK Sebut Lukas Enembe Bukan Sakit, Tetapi Tidak Mau Menjawab PenyidikKPK menyebut setiap tersangka memiliki hak ingkar maupun tidak menjawab saat diperiksa.
Baca lebih lajut »
Lukas Enembe Sehat tetapi Diduga Mempersulit Penyidik KPKWakil Ketua KPK Alexander Marwata menduga Gubernur Papua Lukas Enembe sedang mempersulit penyidik komisi antirasuah itu dalam mengorek keterangannya.
Baca lebih lajut »
Bukan Sakit, Lukas Enembe Diduga Memang Mau Cuekin PenyidikKPK menduga Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe memang berniat mau cuekin penyidik, bukan karena sakit.
Baca lebih lajut »
KPK Ungkap Kondisi Terkini Lukas Enembe di dalam TahananKPK mengungkapkan kondisi terkini Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe (LE) yang berada di dalam Rutan KPK.
Baca lebih lajut »
Usut Kasus Korupsi, KPK Periksa Istri dan Anak Lukas EnembeYulce Wenda selaku istri Lukas Enembe beserta anaknya Astract Bona Timoramo Enembe diperiksa sebagai saksi.
Baca lebih lajut »