KPK Masih Cari Dugaan Pidana Mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta

Indonesia Berita Berita

KPK Masih Cari Dugaan Pidana Mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 8 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 7%
  • Publisher: 92%

Eko pernah viral karena pamer kekayaan di media sosial. Dia sudah dipanggil KPK pada 7 Maret 2023. Saat itu, Eko berdalih ada orang yang sengaja menyebarkan videonya.

Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan bahwa penyelidikan dugaan kejanggalan peningkatan harta kekayaan mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto belum dihentikan. Hingga saat ini, lembaga antirasuah masih mencari unsur dugaan pidananya.Ia mengaku pihaknya belum bisa menjelaskan arah dugaan pidana dalam kasus tersebut. KPK juga belum bisa menentukan tersangka."Sejauh ini masih pada tahap penyelidikan," ucap Ali.

"Saya tidak pernah berniat, bermaksud untuk pamer harta seperti yang disampaikan," kata Eko di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Bea Cukai Dukung KPK Usut Kasus Ekspor Nikel Ilegal ke ChinaBea Cukai Dukung KPK Usut Kasus Ekspor Nikel Ilegal ke ChinaDirektorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mendukung langkah Komisi Pemberantan Korupsi (KPK) untuk mengusut kasus dugaan ekspor ore nikel ilegal ke China.
Baca lebih lajut »

Brigjen Endar Priantoro Kembali Bertugas di KPKBrigjen Endar Priantoro Kembali Bertugas di KPKKPK menyatakan bahwa Brigjen Pol Endar Priantoro kembali bertugas sebagai Direktur Penyelidikan di KPK
Baca lebih lajut »

KPK: Banyak Kepala Daerah Korupsi karena Biaya Politik Mahal |Republika OnlineKPK: Banyak Kepala Daerah Korupsi karena Biaya Politik Mahal |Republika OnlineBiaya alokasi untuk calon kepala daerah bisa mencapai Rp 30 miliar.
Baca lebih lajut »

KPK Ungkap Penyebab Banyak Kepala Daerah Tersangkut Kasus KorupsiWakil Ketua KPK Alexander Marwata buka suara terkait banyaknya kepala daerah di Indonesia yang tersangkut kasus korupsi.
Baca lebih lajut »

Endar Priantoro Kembali demi Sinergitas, Novel Baswedan: KPK Sepertinya Bohong LagiEks penyidik KPK Novel Baswedan menyebut KPK berbohong setelah Endar Priantoro kembali disebut untuk sinergitas.
Baca lebih lajut »

Kembali Bertugas di KPK, Brigjen Endar Priantoro : Terima Kasih Jokowi dan KapolriKembali Bertugas di KPK, Brigjen Endar Priantoro : Terima Kasih Jokowi dan KapolriDirektur Penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigjen Endar Priantoro kembali bertugas sebagai Direktur Penyelidikan KPK.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 03:54:37