KPK Duga Banyak yang Terlibat Suap Pengurusan Perkara di MA

Indonesia Berita Berita

KPK Duga Banyak yang Terlibat Suap Pengurusan Perkara di MA
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 SINDOnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 58 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 26%
  • Publisher: 51%

KPK Duga Banyak yang Terlibat Suap Pengurusan Perkara di MA Sindonews BukanBeritaBiasa .

) menduga banyak pihak yang terlibat dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung . Para pihak tersebut disinyalir turut menerima aliran dana suap terkait pengurusan perkara di MA.

Para saksi tersebut dikonfirmasi penyidik soal aliran dana suap terkait pengurusan perkara di MA yang diduga diterima tersangka Hakim Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh . Selain itu, para saksi juga didalami soal aliran uang untuk para pihak lainnya.Kepanikan Hakim Agung Gazalba Saleh Ada OTT KPK, dari Hapus Chat WA hingga Panggil Anak Buah

Sekadar informasi, KPK telah menetapkan 13 tersangka terkait kasus dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung . Mereka yakni, dua Hakim Agung Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh. Kemudian, dua Hakim Yustisial sekaligus Panitera Pengganti, Elly Tri Pangestu dan Prasetio Nugroho.Selanjutnya, Staf Gazalba Saleh, Redhy Novarisza ; empat PNS MA, Desy Yustria , Muhajir Habibie , Nurmanto Akmal , dan Albasri . Termasuk dua pengacara yakni, Theodorus Yosep Parera dan Eko Suparno .

Sejumlah uang tersebut diduga terkait pengurusan upaya kasasi di MA atas putusan pailit Koperasi Simpan Pinjam Intidana. Adapun, total uang tunai yang diserahkan oleh Yosep Parera dan Eko Suparno terkait pengurusan perkara tersebut yakni sekira 202 ribu dolar Singapura atau setara Rp2,2 miliar.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

SINDOnews /  🏆 40. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Banyak Pemuda di Papua Gabung KKB, Polisi Duga karena Terbatasnya Lapangan PekerjaanBanyak Pemuda di Papua Gabung KKB, Polisi Duga karena Terbatasnya Lapangan PekerjaanBanyak pemuda di Papua, khususnya di Kabupaten Pegunungan Bintang yang bergabung dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Baca lebih lajut »

KPK Duga Lukas Enembe Beli Mobil Mewah dengan Uang Suap | merdeka.comKPK Duga Lukas Enembe Beli Mobil Mewah dengan Uang Suap | merdeka.comKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami pembelian mobil mewah yang dilakukan Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe. Pembelian itu diduga menggunakan uang hasil tindak pidana korupsi suap atau gratifikasi.
Baca lebih lajut »

KPK: Kondisi Lukas Enembe Baik, Bisa Makan dan Mandi di Dalam RutanKPK: Kondisi Lukas Enembe Baik, Bisa Makan dan Mandi di Dalam RutanKPK memastikan tim dokter rumah tahanan KPK selalu memantau rutin kesehatan Lukas Enembe selama ditahan.
Baca lebih lajut »

KPK Ungkap Kondisi Terkini Lukas Enembe di dalam TahananKPK Ungkap Kondisi Terkini Lukas Enembe di dalam TahananKPK mengungkapkan kondisi terkini Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe (LE) yang berada di dalam Rutan KPK.
Baca lebih lajut »

Sahroni Duga Ada Pihak Manfaatkan Penangkapan Lukas Enembe Bikin Kacau PapuaSahroni Duga Ada Pihak Manfaatkan Penangkapan Lukas Enembe Bikin Kacau PapuaWakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai ada pihak yang memanfaatkan penangkapan Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe untuk membuat kacau Papua.
Baca lebih lajut »

Kasus Kartel Minyak Goreng, Grup Wilmar Duga KPPU Abaikan Kebijakan PemerintahKasus Kartel Minyak Goreng, Grup Wilmar Duga KPPU Abaikan Kebijakan PemerintahGrup Wilmar menduga KPPU abaikan kebijakan pemerintah terkait kasus kartel minyak goreng yang tengah memasuki babak persidangan penyebabnya krisis minyak goreng
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 07:46:34