Pemanggilan terhadap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin memunculkan isu bahwa pemeriksaan itu kental nuansa politis.
pada Kamis kemarin. Bakal cawapres pendamping Anies Baswedan itu diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi, saat dirinya menjabat Menteri Tenaga Kerja pada periode 2012.
“Persepsi atau anggapan masyarakat itu muncul, mengingat kasus ini merupakan kasus 2012, dimana selama 12 tahun nama Gus Imin tidak pernah muncul, namun tiba-tiba setelah dia mendeklarasikan diri sebagai Cawapres Anies Baswedan, yang bersangkutan dipanggil olehMenurut Heroe anggapan politisasi itu karena peristiwa dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi tenaga kerja Indonesia di Kementerian Tenaga Kerja pada 2012. Terlebih, saat ini bertepatan dengan tahun politik.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Batal Hadir Ketemu Cak Imin, Nasdem Optimis PKS Tetap Solid Dukung Anies-Cak IminPartai Nasdem mengaku optimis terhadap dukungan PKS untuk bacapres, Anies Baswedan dan bacawapres, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di pemilu 2024 mendatang.
Baca lebih lajut »
Cak Imin Siap Diperiksa KPK, Elite Parpol Lain Diminta Tak Bikin GaduhPengamat Politik Universitas Indonesia (UI), Cecep Hidayat menyebut sudah seharusnya partai politik menjaga iklim di tahun politik tetap sejuk dan kondusif.
Baca lebih lajut »
Usai Pemeriksaan Cak Imin, KPK Diminta Tetap Profesional dan BerintegritasKetua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjalani pemeriksaan di Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK).
Baca lebih lajut »
KPK Diminta Pastikan Pemanggilan Cak Imin Bukan Didasari Intervensi PolitikTUDUHAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpolitik usai memeriksa Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dinilai wajar.
Baca lebih lajut »
Usai Diperiksa KPK, Cak Imin: Saya Bantu KPK Tuntaskan Kasus Korupsi di KemnakerCak Imin mengaku sudah memberikan keterangan sesuai yang dibutuhkan tim penyidik.
Baca lebih lajut »