Tingkat penularan Covid-19 di Kota Batu masih dinilai cukup tinggi.
REPUBLIKA.CO.ID, KOTA BATU, JAWA TIMUR -- Pemerintah Kota Batu menyatakan hingga saat ini tingkat penularan virus corona jenis baru di wilayah ini dinilai masih cukup tinggi. Sebab itu, Kota Batu belum bisa menerapkan tatanan era normal baru di tengah pandemi Covid-19.
"Hasil perhitungan angka rate of transmission Kota Batu, angkanya satu. Sehingga masih belum bisa menuju new normal," katanya. Dengan kondisi tersebut, lanjut Chori, saat ini di Kota Batu masih menerapkan masa transisi menuju normal baru. Sebagai catatan, Kota Batu bersama Kota Malang, dan Kabupaten Malang telah melaksanakan pembatasan sosial berskala besar yang berakhir pada 30 Mei 2020.
Berdasarkan pedoman dari Organisasi Kesehatan Dunia , ada enam kriteria yang harus dipenuhi untuk memasuki masa normal baru. Keenam kriteria tersebut adalah, bukti bahwa penyebaran Covid-19 dikendalikan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kota Malang Belum Putuskan Terapkan |em|New Normal |/em| |Republika OnlineRata-rata transmisi Covid-19 di Kota Malang sempat berada di angka tiga.
Baca lebih lajut »
Cobek Dipakai Sebagai Alat Masak Sejak Zaman Batu dan Kini Masih EksisCobek seolah jadi alat masak yang umum ada di dapur orang Indonesia. Meski sudah banyak alat modern, cobek masih eksis padahal sudah dipakai sejak zaman batu. Cobek via detikfood
Baca lebih lajut »
24 RW di Kota Tangerang Masih Dinyatakan sebagai Zona Merah Covid-19Jumlah tersebut turun drastis hasil dari evaluasi 250 RW yang dinyatakan memiliki kasus terinfeksi Covid-19, dari 1.014 RW yang ada di Kota Tangerang.
Baca lebih lajut »
Disebut Dapat Jatah Proyek, Anggota DPRD Batu Bara MurkaLama berdiam diri meski disebutkan dua anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, mendapat jatah proyek di Dinas Pertanian, bukan...
Baca lebih lajut »