Gerakan radikalisme dan ajaran yang bersifat destruktif, menurut Emil, menjadi tantangan tersendiri bagi TNI dalam menjaga keutuhan NKRI. HUTke-74TNI
dengan tema ‘TNI Profesional Kebanggaan Rakyat’ di Lapang Gasibu, Kota Bandung, Sabtu .
Emil juga mengapresiasi TNI sebagai garda terdepan pertahanan. Kompleksitas dan keragaman masyarakat membawa warna harmoni tersendiri dalam kehidupan bermasyarakat.Selain itu, gerakan radikalisme dan ajaran yang bersifat destruktif pun menjadi tantangan tersendiri bagi TNI dalam menjaga keutuhan NKRI.
Hal itu karena kemajuan teknologi yang begitu dinamis."Maka, perang informasi teknologi yang sangat destruktif kini perlu diwaspadai," kata Emil.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jokowi dan Para Menteri Kompak Bungkam Soal Perpu KPKMensesneg Praktikno memilih mengaku tidak tahu mengenai rencana penerbitan Perpu KPK. Presiden Jokowi akan memberikan penjelasan langsung.
Baca lebih lajut »
Tiga Istri Anggota Dewan Ini Rukun dan Kompak, Apa Resepnya?Beberapa hari ini, anggota DPR Fraksi Partai Nasdem Fadil Muzakki Syah menjadi perbincangan warganet karena foto bersama tiga istrinya usai dilantik di Gedung DPR beredar dan viral.
Baca lebih lajut »
Mahasiswa-Pelajar Kompak Bersihkan Vandalisme Usai Demo di DPRSejumlah mahasiswa dan pelajar dalam kelompok Aktivis Milenial (Z) menggelar aksi bersih-bersih mengecat ulang sejumlah...
Baca lebih lajut »
Dukung Perppu KPK, Emil Salim Tak Mau Balik ke Zaman Korupsi'Jelas revisi UU KPK itu tidak bertujuan memperkuat KPK, tapi memperlemah, membawa kita kembali ke masa zaman korupsi,' ucap Emil. PerppuKPK UUKPK
Baca lebih lajut »
Emil Salim: Revisi UU KPK Bawa Kita Kembali ke Era KorupsiEmil Salim memandang, revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak bertujuan memperkuat, tetapi memperlemah KPK - Nasional
Baca lebih lajut »