Komnas Perempuan Sorot Ide Dishub DKI Soal Pemisahan Penumpang Pria dan Wanita di dalam Angkot
PIKIRAN RAKYAT - Komisi Nasional Perempuan ikut buka suara soal rencana Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang ingin menerapkan pemisahan penumpang pria dan wanita di dalam angkot.
Ketua Subkomisi Partisipasi Masyarakat Komisi Nasional Perempuan, Veryanto Sitohang dengan tegas menolak rencana Dishub DKI Jakarta soal pemisahan penumpang pria dan wanita di dalam angkot Bukan tanpa sebab, Komnas Perempuan menilai pemisahan tempat duduk pria dan wanita di dalam angkot hanya akan menyudutkan kaum perempuan.Disebutkan, bahwa kaum perempuan akan makin tersudut sebagai korban yang menyebabkan kekerasan seksual menjadi marak.
"Argumen utamanya adalah pemisahan posisi perempuan dan laki-laki akan menegaskan stigma bahwa perempuan adalah penyebab kekerasan seksual terjadi," kata Veryanto dalam pernyataan di Jakarta, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara News.Karena bagaimana pun, pelaku yang seharusnya bertanggung jawab dalam situasi mengerikan itu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Komnas Perempuan: Belajar dari KAI, Angkot Khusus Perempuan DKI Tak Efektif'Mungkin Dishub DKI perlu belajar dari KAI, bagaimana rangkaian khusus perempuan juga menjadi tidak efektif baik bagi penumpang perempuan maupun laki-laki,' kata Andy.
Baca lebih lajut »
Komnas Perempuan: Pemisahan kursi angkot malah menyudutkan perempuanKetua Subkomisi Partisipasi Masyarakat Komisi Nasional Perempuan Veryanto Sitohang mengatakan kebijakan pemisahan tempat duduk antara penumpang wanita ...
Baca lebih lajut »
Komnas Perempuan Siap Beri Perlindungan Istri Irjen Ferdy SamboKomnas Perempuan siap membantu perlindungan dan pendampingan kepada istri Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Perlindungan penting untuk masa pemulihan. Komnas...
Baca lebih lajut »