Kemenkominfo mencabut label 'Disinformasi' terhadap berita terkait bahaya kandungan Bisfenol A (BPA) pada kemasan air minum dalam kemasan (AMDK).
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika mencabut label"Disinformasi" terhadap berita terkait bahaya kandungan zat kimia Bisfenol A pada kemasan plastik keras air minum dalam kemasan .
Sebelumnya, sejak 3 Januari 2021, Kemenkominfo di laman resminya melabeli berita tentang bahaya zat kimia BPA pada galon plastik keras sebagai"Disinformasi".Badan Pengawas Obat dan Makanan , sebagai lembaga yang berwenang menilai mutu, keamanan, dan kesehatan pangan, telah menyatakan kekhawatirannya terhadap tingkat paparan BPA pada AMDK galon plastik keras.
Hasil pengawasan lapangan BPOM itu menemukan 3,4% sampel di sarana peredaran tidak memenuhi syarat batas maksimal migrasi BPA, yakni 0,6 bpj .Kemudian, ada 46,97% sampel di sarana peredaran dan 30,91% sampel di sarana produksi yang dikategorikan “mengkhawatirkan”, atau migrasi BPA-nya berada di kisaran 0,05 bpj sampai 0,6 bpj.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pakar Sebut Penolakan Regulasi Galon BPA Kaburkan Problem Sampah Plastik yang Sebenarnya - Tribunnews.comPolemik regulasi BPOM tersebut juga memantik pembahasan mengenai galon air minum berbahan Polyethylene Terephthalate (PET) yang dinilai lebih aman.
Baca lebih lajut »
Politisi Duga Ada Persaingan Dagang Dibalik Aturan BPAPolitisi meminta BPOM untuk objektif dalam menerbitkan aturan baru labelisasi galon air minum isi ulang. Aturan baru tersebut benar-benar dibuat untuk kepentingan kesehatan masyarakat atau konsumen
Baca lebih lajut »
DPR Sebut Rencana Pelabelan BPA oleh BPOM Perlu Dilakukan PengkajianFirman Subagyo, mengatakan rencana pelabelan BPA galon AMDK guna ulang berbahan polikarbonat (PC) berpotensi menambah tumpukan sampah AMDK galon sekali pakai.
Baca lebih lajut »
DPR Sebut Rencana Pelabelan BPA oleh BPOM Perlu Dilakukan PengkajianFirman Subagyo, mengatakan rencana pelabelan BPA galon AMDK guna ulang berbahan polikarbonat (PC) berpotensi menambah tumpukan sampah AMDK galon sekali pakai.
Baca lebih lajut »
Pakar Sebut Penolakan Regulasi Galon BPA Kaburkan Problem Sampah Plastik yang Sebenarnya - Tribunnews.comPolemik regulasi BPOM tersebut juga memantik pembahasan mengenai galon air minum berbahan Polyethylene Terephthalate (PET) yang dinilai lebih aman.
Baca lebih lajut »
WhatsApp Sudah Daftar PSE Kominfo, Susul Facebook dan Instagram - Tribunnews.comBerdasarkan pantauan Tribunnews.com pada laman pse.kominfo.go.id, Rabu (20/7/2022), platform WhatsApp sudah masuk daftar PSE Kominfo
Baca lebih lajut »