Kolaborasi |em|Stakeholder|/em| Jadi Kunci Perbaiki Iklim Investasi Migas di Masa Transisi Energi |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Kolaborasi |em|Stakeholder|/em| Jadi Kunci Perbaiki Iklim Investasi Migas di Masa Transisi Energi |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 71 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 32%
  • Publisher: 63%

Hingga kini energi fosil masih mendominasi penggunaan energi di dalam negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia diyakini masih membutuhkan minyak dan gas bumi dalam beberapa tahun ke depan sejalan dengan transisi energi yang tengah terjadi. Namun demikian tidak mudah untuk memenuhi kebutuhan energi, apalagi realisasi produksi migas cenderung stagnan bahkan menurun.

"Khususnya untuk transisi kita juga sekarang masih pakai BBM transportasi dan lainnya sehingga minyak dan gas masih diperlukan untuk kurangi impor untuk memenuhi kilang kita. Kapasitas eksisting 1 juta, 50 persen masih impor jadi industri hulu migas masih sangat penting," tegas Djoko di Jakarta, Kamis .

Salah satu wadah kolaborasi tersebut misalnya “3rd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2022” . Ada tiga bagian besar konsep yang akan dibawakan dalam acara IOG 2022, yaitu Economic Recovery, Energy Security, dan Energy Transition. Hal itu tentu sejalan dengan program-program dan target pemerintah Indonesia yang lebih berkelanjutan. Konsep tersebut merupakan kesinambungan dari dua acara IOG sebelumnya.

Fenomena Krisis energi global saat ini dipicu oleh ketegangan geopolitik, kecenderungan peningkatan tensi geopolitik akan tetap terjadi pada masa kini dan masa yang akan datang yang berdampak terhadap lonjakan harga migas dan memicu kembali terjadinya krisis energi global. Sementara itu, Mamit Setiawan, Direktur Eksekutif Energy Watch, menilai ada beberapa kunci untuk meningkatkan gairan iklim investasi hulu migas seperti perbaikan kebijakan fiskal, lalu bagi hasil, keterbukaan data migas. Lalu masalah klasik berupa perizinan serta isu transisi energi. Akan tapi bagi Indonesia saat ini yang sangat krusial adalah fundamental kepastian hukum.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Buka KTT G-20, Jokowi: Paradigma Kolaborasi Dibutuhkan untuk Selamatkan DuniaBuka KTT G-20, Jokowi: Paradigma Kolaborasi Dibutuhkan untuk Selamatkan DuniaPresiden Jokowi menekankan pentingnya paradigma kolaborasi dalam menyelamatkan situasi dunia saat ini.
Baca lebih lajut »

Jokowi: Dunia Perlu Diselamatkan: Tak Ada Pilihan Lain!Jokowi: Dunia Perlu Diselamatkan: Tak Ada Pilihan Lain!Jokowi menegaskan bahwa kolaborasi dibutuhkan untuk menyelematkan dunia
Baca lebih lajut »

Telkom dan Google Cloud Jalin Kolaborasi StrategisTelkom dan Google Cloud Jalin Kolaborasi StrategisPada B-20 Summit, Telkom dan Google Cloud menyepakati kolaborasi strategis multitahunan untuk mewujudkan visi Telkom.
Baca lebih lajut »

Kolaborasi Telkom dan Google Cloud Majukan Agenda Transformasi Digital Indonesia | merdeka.comKolaborasi Telkom dan Google Cloud Majukan Agenda Transformasi Digital Indonesia | merdeka.comPada KTT B20, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Google Cloud telah menyepakati kolaborasi strategis multi tahunan untuk mewujudkan visi Telkom menjadi perusahaan telekomunikasi digital terkemuka yang memajukan masyarakat.
Baca lebih lajut »

Jokowi: Jika Perang Berlanjut, Sulit bagi Dunia untuk MajuJokowi: Jika Perang Berlanjut, Sulit bagi Dunia untuk MajuDi tengah perang dan ketegangan geopolitik, paradigma kolaborasi sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan dunia.
Baca lebih lajut »

Telkom dan Google Cloud Jalin Kolaborasi Memajukan Agenda Transformasi Digital |Republika OnlineTelkom dan Google Cloud Jalin Kolaborasi Memajukan Agenda Transformasi Digital |Republika OnlineKolaborasi jadi landasan Telkom memperkuat posisinya sebagai agen digitalisasi
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 08:19:06