Klub-klub Liga Inggris mendapat peringatan tentang risiko ancaman teroris ketika kompetisi dilanjutkan kembali di masa pandemi.
Premier League selaku operator kompetisi sudah menghubungi seluruh klub untuk mewaspadai potensi serangan teroris jelang kompetisi bergulir kembali.Klub-klub diminta menyiapkan langkah-langkah serius untuk mengantisipasi ancaman terorisme yang mungkin terjadi karena konsentrasi keamanan lebih terpusat kepada masa lockdown corona.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pelatih Persib Adopsi Latihan Klub-Klub Eropa Agar VariatifTim pelatih Persib Bandung berupaya untuk memberikan variasi latihan kepada pemain-pemainnya yang masih melakukan latihan secara mandiri di rumah masing-masing akibat pandemi Corona. PersibBandung
Baca lebih lajut »
Jadi Incaran Klub-Klub Elite Eropa, Ini Cara Lain Napoli Pertahankan Koulibaly : Okezone BolaJadi Incaran Klub-Klub Elite Eropa, Ini Cara Lain Napoli Pertahankan Koulibaly TauCepatTanpaBatas Bola SepakBola SepakbolaDunia BolaDunia .
Baca lebih lajut »
Klopp Ingin Parade Juara Liga Inggris Digelar Musim DepanThe Reds hanya membutuhkan dua kemenangan untuk meraih trofi Liga Premier Inggris pertama mereka dalam 30 tahun
Baca lebih lajut »
Tidak ada Kasus Covid-19 Lagi di Liga Primer InggrisIni menjadi kabar baik untuk Liga Primer Inggris yang akan kembali bergulir pada 17 Juni dengan laga pembuka Aston Villa vs Sheffield United dan Manchester City vs Arsenal.
Baca lebih lajut »
Solskjaer ingin manfaatkan aturan baru jelang 'restart' Liga InggrisPelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer berencana memaksimalkan penuh keuntungan dari aturan baru Liga Premier Inggris yang memungkinkan tim untuk menggunakan lima pemain pengganti per pertandingan. ManchesterUnited PremierLeague
Baca lebih lajut »
Cara Klub Liga Jepang Hidupkan Bisnis LagiPandemi corona membuat klub Liga Jepang Kawasaki Frontale memanfaatkan kesempatan untuk menghidupkan bisnis lagi.
Baca lebih lajut »