Di media sosial belakangan ini muncul video tentang kondisi cuaca di Mina
“Memang betul ada hujan, dan hujan cukup lebat. Hujan itu laksana embun di tengah padang pasir yang tandus. Hujan itu tidak sampai menyebabkan banjir bandang,” kata Subhan Khalid saat ditemui di Makkah, Selasa .
“Itu tidak benar. Yang benar itu, memang ada tenda yang kemasukan air, tetapi tidak banyak,” kata dia. “Listrik sengaja dimatikan karena kabel-kabel berada di bawah tanah. Sehingga pemerintah Saudi berinisiatif mematikan listrik demi menjaga keamanan, agar tidak terjadi korsleting listrik,” ungkapnya.
Sebab, pada saat hujan terjadi, jamaah akan banyak yang berada di jamarat. Kalau arah dari yang lain tetap dibuka, dikhawatirkan akan terjadi penumpukan massa.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tak Ada Menu Zonasi untuk Jamaah Haji di MinaAda 13 perusahaan katering yang dikontrak untuk layani jamaah haji di Arafah dan Mina
Baca lebih lajut »
Lebih dari separuh jamaah haji Indonesia segera tinggalkan tenda MinaLebih dari separuh jamaah haji Indonesia segera meninggalkan tenda-tenda di Mina setelah mereka mabit (bermalam) dan selesai melontar jumrah.\r\n\r\nKepala Satuan ...
Baca lebih lajut »
Jamaah Haji Indonesia Segera Tinggalkan Tenda MinaLebih dari 120 ribu jamaah Indonesia melakukan Nafar Awal
Baca lebih lajut »
Jamaah Haji Nafar Awal Mulai Tinggalkan MinaSebagian jamaah haji Indonesia yang mengambil nafar awal telah menyelesaikan lempar jumrah, Selasa (13/9/2019) pagi ini...
Baca lebih lajut »