Untuk memantau kesehatan para jamaah ini, KKP memberikan Kartu Kewaspadaan.
Ketika baru sampai di Asrama Embarkasi Padang bila mendapat atau merasa ada gejala seperti demam dengan suhu 38 derjat celsius atau lebih, sesak nafas, nyeri tenggorokan, mual, muntah dan diare dapat berobat ke klinik di asrama.
Kalau sudah kembali, dapat berobat ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat. Bila selama 21 hari ke depan, jamaah dalam kondisi baik-baik saja atau tidak ada penyakit atau gejala, KKP meminta untuk mengembalikan kartu kewaspadaan ke Puskesmas terdekat. "Apabila dalam waktu 21 hari para jamaah tidak sakit, kartu kewaspadaan wajib dikembalikan ke puskesmas domisili jamaah haji tersebut," ujar Irdamsyah.
Embarkasi Padang baru memulangkan satu kloter haji dengan jumlah jamaah sebanyak 399 orang dari kota Padang. Selanjutnya PPIH Embarkasi Padang menantikan kepulangan jamaah yang tergabung di kloter dua. Diperkirakan jamaah kloter dua akan tiba di bandara Internasional Minangkabau pada Senin pagi WIB.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Susi Pudjiastuti Keluhkan Lambannya Proses Transparansi di KKPMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengeluh soal lambannya proses transparansi di kementerian yang dipimpinnya.
Baca lebih lajut »
KKP: SDM unggul Sekolah Tinggi Perikanan siap hadapi Industri 4.0Kementerian Kelautan dan Perikanan menyatakan, bibit SDM unggul yang dicetak oleh Sekolah Tinggi Perikanan (STP) harus siap dalam menghadapi perubahan seiring ...
Baca lebih lajut »
Pemprov Sumbar Terima Dana CSR Pendidikan dari Bank NagariPemprov Sumbar menerima Rp 150 juta.
Baca lebih lajut »
Dua Napiter di Sumbar tak Dapat RemisiDua napiter tidak menyatakan kesetiaan kepada NKRI
Baca lebih lajut »
BKKBN: Usia Perkawinan di Sumbar di Atas Rata-Rata NasionalPernikahan di bawah umur masih terjadi di Sumbar, terutama di daerah pinggiran.
Baca lebih lajut »
HUT RI, Wagub Sumbar Ingin Jaga NKRI dari Paham RadikalMasyarakat diajak bersama jaga RI dari paham yang ingin hancurkan negara.
Baca lebih lajut »