Papua, tanah emas di ujung timur Indonesia memiliki sejarah yang panjang karena pernah dianggap seperti anak tiri pada zaman Belanda.
SOLOPOS.COM - Penari menampilkan Tari Isosolo di atas perahu dalam Festival Danau Sentani ke-13 di Pantai Khalkote, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa . yang panjang dan penuh kontroversi. Persoalan politik terutama menyangkut kabupaten dan Provinsi Papua serta pemberian otonomi khusus bukanlah suatu hal baru. Bagi warga setempat, persoalan Papua dengan segala pemekaran yang dilakukan sudah ada sejak masa lalu.
menjelaskan, tanah Papua baru disinggahi 20 tahun setelah penemuandunia baru–benua Amerika–yang dianggap sebagai tanah penuh misteri aliasNamun dalam perkembangan berikutnya diken al sebagai tanah atau pulau emas –suatu negeri yang menjanjikan harapan. Terbukti, tanah di ujung timur Indonesia itu memiliki gunung emas.
Papua seolah menjadi anak tiri pemerintah selama penjajahan Belanda di Indonesia. Tanah kaya emas yang kala itu dikenal dengan nama Irian disebut sebagai anak tiri Hindia Belanda. Garnaut dan Chriss Manning menyebut Irian menjadi wilayah terlupakan yang hanya berguna sebagai benteng terhadap gangguan asing, tempat memberikan hukuman bagi pegawai sipil pelanggar kedisiplinan, serta tempat pengasingan bagi pejuang kemerdekaan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Vaultboy Rilis EP This Is What I Get'EP terbaruku, This Is What I Get adalah koleksi kisah-kisah tentang konsekuensi sebuah pilihan.'
Baca lebih lajut »
Emas Dunia Bangkit, Harga Emas Pegadaian Jadi Makin MahalHarga emas Pegadaian meningkat seiring dengan penguatan emas dunia
Baca lebih lajut »
Ribka Haluk Pj Gubernur Perempuan Pertama, Siap Pimpin Papua Tengah Salah Satu DOB PapuaRibka Haluk dilantik Mendagri Tito Karnavian sebagai Pj Gubernur Papua Tengah. Ia penjabat gubernur perempuan pertama, pernah 2 kali jadi Pj Bupati.
Baca lebih lajut »
Ketua MRP Lobi PBB Minta Papua Merdeka, Kapolda: Kami akan Awasi!“Sangat disayangkan Ketua MRP Papua sebagai representasi kultural orang asli Papua memberikan pernyataan yang meresahkan.'
Baca lebih lajut »
Pemprov Kalsel Tambah Biaya Kajian Pemekaran Kabupaten Tanah Kambatang LimaPemprov Kalsel merealisasikan tambahan biaya untuk kajian pemekaran Kabupaten Tanah Kambatang Lima dari Kotabaru.
Baca lebih lajut »
Serahkan Sertifikat Pura, Wamen ATR/BPN: 2024 Semua Tanah Rumah Ibadah Disertifikasi |Republika OnlineBanyak rumah ibadah yang belum punya sertifikat.
Baca lebih lajut »