Ini merupakan kisah dari Awel Mabil, pengungsi dari Perang Sudan yang mengantar Australia ke Piala Dunia Qatar 2024
playoff Apalagi, ia turut menyumbangkan gol penting di adu penalti bagiAwer Mabil adalah pemain Australia yang lahir dari orang tua asal Sudan Selatan. Ia lahir di kamp pengungsian di Kenya pada 15 September 1995.
Ia mengisahkan bagaimana pengaruhnya saat ini di persepakbolan Australia dan ingin berterima kasih kepada negara tersebut yang menerima keluarganya. "Saya tahu saya akan mencetak gol. Ini satu-satunya cara untuk mengucapkan terima kasih kepada Australia, dari saya dan keluarga saya," kata pemain berusia 26 tahun itu kepada wartawan dari Qatar, dikutip dariLantas, Awer Mabil mengisahkan soal perang di negara asal kedua orang tuanya, Sudan, hingga ia ditampung di Australia yang kini jadi negaranya.
"Keluarga saya meninggalkan Sudan karena perang, saya lahir di gubuk. Kamar hotel saya di sini lebih besar dari kamar yang kami miliki sebagai keluarga di kamp pengungsian dulu," ungkapnya. "Australia menerima dan menampung kami, memberi saya dan keluarga saya kesempatan untuk hidup," imbuhnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Awer Mabil, dari Pengungsi hingga Bawa Australia ke Piala Dunia 2022Awer Mabil menjadi eksekutor penalti penentu Timnas Australia. Dia memastikan langkah Australia lolos ke Piala Dunia 2022.
Baca lebih lajut »
Rusia Diprediksi Bakal Gunakan Senjata Lebih Mematikan dalam Perang di Ukraina - Tribunnews.comRusia Diprediksi Bakal Gunakan Senjata Lebih Mematikan dalam Perang di Ukraina via tribunnews
Baca lebih lajut »
Update Perang Rusia vs Ukraina: China Sentil Negara Barat soal Bantuan Senjata | Kabar24 - Bisnis.comChina menentang bantuan penyediaan senjata dari negara-negara Barat ke Ukraina serta sanksinya terhadap Rusia.
Baca lebih lajut »