Manajemen Liga Primer Inggris tengah mencari solusi, apabila kompetisi musim 2020/2021 terpaksa dihentikan akibat pandemi covid-19.
LIGA Primer Inggris tengah mencari solusi jika kompetisi musim 2020/2021 berhenti di pertengahan akibat pandemi covid-19.
The Guardian mendapatkan informasi dari orang dalam terkait rencana Liga Primer. Itu merupakan skenario terburuk dan akan dibahas dalam waktu dekat. Tujuannya mencegah polemik yang timbul apabila kompetisi dihentikan imbas pandemi.Pihak Liga Primer yang telah membentuk kelompok kerja, diketahui segera mengajukan proposal tersebut kepada klub pada 3 September. Mereka berharap mendapat dukungan. Adapun proposal berisi penentuan gelar juara, tempat kompetisi Eropa dan degradasi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tim Riset Unpad mulai uji klinis vaksin COVID-19 gelombang keduaTim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19 Sinovac dari Universitas Padjadjaran (Unpad) akan menyuntikkan vaksin gelombang kedua kepada para relawan pada ...
Baca lebih lajut »
Gugas Khawatir Muncul Klaster Covid-19 Baru di Kota Kupang |Republika OnlineKehidupan masyarakat saat ini dinilai sudah tidak memperhatikan protokol kesehatan.
Baca lebih lajut »
110 relawan uji vaksin COVID-19 gelombang pertama dipastikan sehatDinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyatakan 110 relawan yang telah disuntikkan vaksin pada gelombang pertama pada Jumat (14/8) lalu dipastikan saat ini ...
Baca lebih lajut »
Indra Bekti Sempat Khawatir Istri Terinfeksi Covid-19Indra Bekti sempat khawatir istrinya, Aldilla Jelita, terinfeksi virus corona atau Covid-19. IndraBekti
Baca lebih lajut »
Jokowi Minta Mendagri Ingatkan Satgas dan Kepala Daerah Serius Tangani Covid-19Strategi gas dan rem untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi harus diseimbangkan dengan takaran tepat.
Baca lebih lajut »
Amien Rais Dkk Cabut Uji Formil dan Materi UU Covid-19Amien Rais, dan kawan-kawan mencabut permohonan uji formil dan materi terhadap Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi.
Baca lebih lajut »