Puasa tidak boleh hanya menjadi ibadah rutinas tahunan, tetapi mesti ada signifikansi peningkatan kualitas diri setiap umat Islam.
MENJELANG Ramadan 1444 Hijriyah, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan, puasa merupakan proses pembentukan ketakwaan yang secara ideal melahirkan spiritualitas utama dan luhur.
Orang yang dekat dengan Allah, lanjut Haedar, ia tidak akan menyimpang, tidak akan korupsi. Ia tidak akan menyeleweng dan melakukan hal-hal buruk lainnya. Mereka akan senantiasa menyebarkan pesan-pesan kebaikan disertai dengan perilaku yang menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan moral. Di dalam diri orang yang berpuasa, tidak ada tempat yang tersisa bagi para pemuja amarah dan pemantik konflik.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sejarah Puasa Membentang Seusia Perabadan Manusia, Ini Beda Puasa Islam dengan Umat BaheulaSejarah puasa membentang seusia perabadan manusia, ini beda puasa umat Islam dengan zaman heheula
Baca lebih lajut »
Kapan Batas Waktu Membayar Utang Ramadhan?Umat Islam yang melewatkan puasa Ramadhan diwajibkan untuk membayarnya dengan puasa qadha. Pertanyaannya, sampai kapan boleh mengganti puasa Ramadhan? detiknetwork
Baca lebih lajut »
Yusril dan Airlangga Bahas Koalisi di Markas GolkarKetum Golkar Airlangga dan Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra bertemu pada hari ini membahas koalisi.
Baca lebih lajut »
Penjelasan 5 Hadits Keutamaan Puasa Ramadhan yang Harus Diketahui oleh Umat IslamOrang-orang yang berpuasa di bulan ramadhan telah dijanjikan oleh Allah SWT keutamaan yang banyak. Berikut keutamaan-keutamaan puasa dalam berbagai hadits.
Baca lebih lajut »
Niat Keramas Puasa Ramadan dan Tata Caranya dalam IslamMenyambut puasa Ramadan, kita dapat melaksanakan mandi wajib yang bertujuan untuk menyucikan diri. Terlebih bagi muslimah yang sebelumnya haid atau nifas. Berikut penjelasan selengkapnya.
Baca lebih lajut »