Ketua PBNU prihatin kasus pembotakan siswi di Lamongan

Indonesia Berita Berita

Ketua PBNU prihatin kasus pembotakan siswi di Lamongan
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 24 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 13%
  • Publisher: 78%

Ketua Tanfiziah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) mengaku prihatin atas pembotakan 19 siswi karena berjilbab tanpa memakai ...

Jakarta - Ketua Tanfiziah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nasyirul Falah Amru mengaku prihatin atas pembotakan 19 siswi karena berjilbab tanpa memakai daleman kerudung atau ciput di SMP Negeri 1 Sidodadi Lamongan, Jawa Timur,

Meskipun oknum guru itu mungkin bertujuan baik, menurut anggota DPR RI Dapil Lamongan dan Gresik itu, tetap tak dibenarkan gunakan cara-cara yang tidak baik. "Seharusnya sang guru mengajak siswinya pada kebaikan dengan cara yang baik dan penuh kesantunan, mauidhatul hasanah. Dalam Islam, tak dibenarkan melakukan amar makruf dengan cara-cara mungkar," katanya menegaskan.Ia juga meminta pemda untuk menangani dampak psikologis para siswi korban pembotakan.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

antaranews /  🏆 6. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Gus Falah Kecam Pembotakan Siswi Tak Berciput di LamonganGus Falah Kecam Pembotakan Siswi Tak Berciput di LamonganKetua Tanfidziyah PBNU Nasyirul Falah Amru alias Gus Falah mengungkapkan keprihatinannya atas pembotakan 19 siswi SMP Negeri 1 Sidodadi Lamongan
Baca lebih lajut »

Ketua PBNU: Muktamar Sufi di Jateng bukti kedekatan ganjar dan ulamaKetua PBNU: Muktamar Sufi di Jateng bukti kedekatan ganjar dan ulamaKetua Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menyatakan Muktamar Sufi Internasional di Jawa Tengah, membuktikan ...
Baca lebih lajut »

Kasus Guru Cukur Rambut Belasan Siswi SMPN di Lamongan Karena Tak Pakai Ciput Berakhir Saling MemaafkanKasus Guru Cukur Rambut Belasan Siswi SMPN di Lamongan Karena Tak Pakai Ciput Berakhir Saling MemaafkanKepala Sekolah SMPN 1 Sukodadi Lamongan, Jawa Timur, Harto membenarkan adanya kasus penggundulan belasan siswi di sekolahnya karena tidak memakai ciput atau kain lapis penututup jilbab.
Baca lebih lajut »

14 Siswi SMP di Lamongan Digunduli oleh Guru karena Tak Pakai Ciput14 Siswi SMP di Lamongan Digunduli oleh Guru karena Tak Pakai CiputSeorang guru di SMPN 1 Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur, menggunduli belasan siswi sebagai hukuman anak didiknya tak menggunakan dalaman jilbab atau ciput.
Baca lebih lajut »

Pegiat HAM dan Hak Anak Kecam Keras Aksi Pembotakan Siswi SMP LamonganPegiat HAM dan Hak Anak Kecam Keras Aksi Pembotakan Siswi SMP LamonganAksi guru membotaki belasan siswi SMP di Lamongan, Jawa Timur, baru-baru ini menuai protes para pegiat HAM dan Hak Anak.  Mereka menyebut aksi yang dipicu oleh kekesalan karena  para pelajar itu tidak menggunakan ciput (dalaman jilbab) sebagai tindak kekerasan.
Baca lebih lajut »

Heboh Belasan Siswi SMPN di Lamongan Digunduli Lantaran Tak Pakai Ciput JilbabHeboh Belasan Siswi SMPN di Lamongan Digunduli Lantaran Tak Pakai Ciput JilbabKabupaten Lamongan, Jawa Timur, tengah disorot di media sosial.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 23:48:27