Ketimpangan Vaksinasi di Jawa Barat Mengganjal ”Herd Immunity”

Indonesia Berita Berita

Ketimpangan Vaksinasi di Jawa Barat Mengganjal ”Herd Immunity”
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 79 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 35%
  • Publisher: 70%

Kesenjangan vaksinasi masih terjadi di daerah-daerah di Jawa Barat. Penataan dan distribusi vaksin harus diperbaiki apabila ingin segera mencapai kekebalan kelompok. Nusantara AdadiKompas abdullah_fikri

Warga menerima suntikan vaksin Covid-19 di Hanggar Batalyon Arhanud-14/PWY, Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat . Vaksinasi massal digelar pada Jumat hingga Kamis . Vaksinasi hanya ditiadakan pada Minggu . Pendaftaran vaksinasi untuk masyarakat umum baru dibuka Sabtu pukul 15.00 via https://vaksinasi.cirebonkota.go.id/.

Sejak 1,5 bulan terakhir, Jabar menggencarkan vaksinasi massal. Stadion, lapangan, gelanggang olahraga, dan gedung pertemuan difungsikan sebagai tempat penyuntikan vaksin. Dengan vaksinasi massal, kapasitas penyuntikan harian pun naik. Dari sekitar 50.000 dosis per hari pada April menjadi 140.000-an dosis per hari. Persentase vaksinasi di sejumlah daerah ikut terdongkrak.

Di Kabupaten Tasikmalaya, misalnya, capaian vaksinasi baru 7,89 persen sehingga menjadi yang terendah di antara 27 kabupaten/kota. Terbatasnya distribusi vaksin turut mengganjal upaya memangkas disparitas capaian vaksinasi. Apalagi, jatah vaksin untuk kabupaten/kota tidak diatur oleh provinsi, melainkan langsung ditentukan pemerintah pusat.Tangkapan layar dari akun Youtube Sekretariat Presiden saat Presiden Joko Widodo menyapa peserta vaksinasi Covid-19 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis .

Alokasi vaksin dari Kementerian Kesehatan pun dinilai belum sepenuhya akurat. Ia mencontohkan, di lima daerah, vaksin yang dialokasikan untuk tujuh hari sudah habis dipakai kurang dari lima hari. Kelima daerah itu adalah Kota Sukabumi, Cimahi, Banjar, Tasikmalaya, dan Kabupaten Pangandaran. ”Tantangan selanjutnya adalah ketersediaan SDM . Kami sedang mencari vaksinator, administrator, dan petugas lainnya sebanyak 22.000 orang. Ini mesti disiapkan agar bisa mengejar target,” ucapnya.

Kota Bandung, Kota Cirebon, dan Kota Cimahi, misalnya, capaian vaksinasinya sudah di atas 35 persen. Tingkat kematian ketiga daerah itu di bawah 1,5 persen.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Pengelolaan Sampah di Jawa Barat Masih KonvensionalPengelolaan Sampah di Jawa Barat Masih KonvensionalSelanjutnya, di TPA sampah hanya ditumpuk secara terbuka (open dumping), akibatnya terjadi longsor dan kebakaran di musim kemarau.
Baca lebih lajut »

RSUD Kota Bogor Jadi Rumah Sakit Rujukan Regional Jawa BaratRSUD Kota Bogor Jadi Rumah Sakit Rujukan Regional Jawa BaratRSUD Kota Bogor diproyeksikan menjadi rumah sakit rujukan regional di Jawa Barat.
Baca lebih lajut »

Vaksinasi Oktober Selesai, Bima Arya Klaim Tercepat di Jawa BaratVaksinasi Oktober Selesai, Bima Arya Klaim Tercepat di Jawa BaratWali Kota Bogor, Bima Arya mengaku optimis pelaksanaan vaksinasi massal di wilayahnya rampung hingga Oktober 2021.
Baca lebih lajut »

Muzani Perintahkan Gerindra Jawa Barat Bantu Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Menangani Covid-19Muzani Perintahkan Gerindra Jawa Barat Bantu Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Menangani Covid-19Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan, ketika rakyat sedang berjuang di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19, Partai Gerindra harus hadir di tengah mereka. AhmadMuzani
Baca lebih lajut »

Sekjen: Gerindra Punya Tanggung Jawab Besar dalam Penanganan Covid-19 di Jawa BaratSekjen: Gerindra Punya Tanggung Jawab Besar dalam Penanganan Covid-19 di Jawa BaratPemerintah didesak agar segera mendistribusikan dosis vaksin ke Jawa Barat dan juga termasuk mempercepat pencairan insentif nakes juga menjadi perhatian utama Partai Gerindra.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-01 01:37:27