Sebanyak 11 polisi yang mengeroyok seorang mahasiswa di Mamuju, Sulawesi Barat, telah ditahan. Kepolisian dituntut menindak tegas para pelaku.
KENDARI, KOMPAS - Sebanyak 11 orang polisi ditahan setelah mengeroyok mahasiswa di Kabupaten Mamuju , Sulawesi Barat . Pengeroyokan itu terjadi karena salah seorang polisi tidak terima ditegur saat mengunjungi pacarnya di asrama putri pada malam hari. Para pelaku dituntut mendapat hukuman maksimal, baik secara etik maupun pidana.
Kepala Bidang Humas Polda Sulbar Komisaris Besar Slamet Wahyudi menyampaikan, peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Rabu malam. Setelah kejadian itu, tujuh orang polisi langsung dikenakan penahanan khusus. Mereka diketahui terlibat langsung dalam pemukulan mahasiswa setelah salah seorang rekannya ditegur.
Sebelumnya, polisi tersebut telah beberapa kali ditegur karena datang menemui pacarnya pada malam hari. Akibat teguran itu, sang polisi dan mahasiswa sempat bersitegang, tetapi kemudian berhasil dilerai. Terkait kejadian itu, Ansar menuntut agar para pelaku dihukum maksimal, baik secara etik maupun pidana. Sebab, polisi yang harusnya mengayomi dan menciptakan keamanan, malah bersama-sama melakukan penganiayaan kepada masyarakat.
“Setelah pengembangan, total ada 11 orang anggota yang dilakukan penahanan khusus setelah awalnya tujuh orang. Kami masih melakukan gelar perkara atas kasus ini,” ucap Budi. Pada malam hari setelah pengeroyokan terjadi, Kapolda Sulbar Inspektur Jenderal R Adang Ginanjar menemui mahasiswa yang mendatangai Markas Polres Mamuju. Di hadapan para mahasiswa, Adang meminta maaf atas aksi yang dilakukan anggotanya. Dia juga berjanji menindak tegas para pelaku pengeroyokan.Polisi menahan massa aksi yang kontra dengan aksi krisis iklim di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat .
Polda Sulbar Mamuju Pengeroyokan Polisi Polri Sulawesi Barat Kekerasan Polisi
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Intip Mesin 6-Tak Porsche: Apa Bedanya dengan 4-Tak dan 2-Tak?Porsche perkenalkan mesin 6-tak inovatif. Lebih bertenaga, tapi rumit.
Baca lebih lajut »
Perbedaan Jalur SNBP, SNBT dan Jalur Mandiri, SNPMB 2025 Resmi Dibuka!Penerimaan mahasiswa baru tahun 2025 melalui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) akan segera dimulai.
Baca lebih lajut »
Cerita Bima, Satu-satunya Mahasiswa Indonesia Penerima Beasiswa Erasmus+Bima adalah mahasiswa ITS yang juga merupakan satu-satunya mahasiswa asal Indonesia peraih beasiswa Erasmus
Baca lebih lajut »
Komitmen Berikan Beasiswa Demi Lahirkan Pemimpin Global Generasi BaruSebanyak74 mahasiswa dari 11 universitas di Indonesia termasuk mahasiswa politeknikdi bawah naungan Kemenperin menerima beasiswa
Baca lebih lajut »
Alasan Datuk Aniaya Mahasiswa Koas, Korban Dinilai Tak Sopan ke MajikanFadilah alias Datuk (37) ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan mahasiswa koas di Palembang. Datuk beralasan korban tak menghargai majikannya.
Baca lebih lajut »
”Innopreneurial University”Swasembada beras 1984 tak terlepas dari peran PT yang memobilisasi dosen dan mahasiswa untuk diseminasi teknologi.
Baca lebih lajut »