Propam Polda Papua memeriksa 16 polisi menyusul terjadinya kericuhan Wamena yang menewaskan 12 orang.
memeriksa 16 personel Polres Jayawijaya, Papua Pegunungan, terkait kasus kericuhan yang menyebabkan 12 warga tewas.
Menurut dia, proses pemeriksaan personel masih akan dilakukan sehingga ada kemungkinan jumlah anggota polisi yang diperiksa akan bertambah. Polisi mengklaim tiba-tiba muncul sekelompok massa yang melakukan provokasi hingga memicu kericuhan saat petugas sedang berupaya menengahi persoalan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Polda Papua Tangkap 13 Orang Diduga Pemicu Kerusuhan WamenaBenny mengatakan kerusuhan Wamena bermula saat massa marah karena termakan rumor penculikan anak.
Baca lebih lajut »
Pasca Kerusuhan, Polda Papua Sebut Kondisi di Wamena Mulai Kondusif!Meski berangsur kondusif, namun sejumlah personel polisi disiagakan di beberapa lokasi guna mengantisipasi kerusuhan susulan.
Baca lebih lajut »
Korban Meninggal Dunia Kerusuhan di Wamena Papua Dimakamkam Berdampingan di TPU Sinakma - Tribun-papua.comKeluarga korban telah menyerahkan 9 jenazah kepada 3 pemerintah daerah, Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya dan Kabupaten Nduga
Baca lebih lajut »
509 Warga Masih Bertahan di Pengungsian Kodim Usai Kerusuhan di Wamena Papua - Tribun-papua.comwarga yang merasa ketakutan berdatangan ke Kodim sebanyak 135 jiwa, dan saat ini terus bertambah sampai Jumat kemarin sebanyak 307 orang
Baca lebih lajut »
Korban Tewas Imbas Rusuh Isu Penculikan Anak di Wamena Papua Pegunungan Jadi 12 OrangKorban meninggal dunia atas kerusuhan yang dipicu oleh isu penculikan anak di Sinakma, Distrik Wamena Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, terhitung sebanyak 12 orang.
Baca lebih lajut »
Kembali Memanas, Polisi Siaga di Wamena Papua PegununganSituasi di Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang sempat kondusif usai pecah kerusuhan akibat berita bohong atau hoaks penculikan anak. Situasi...
Baca lebih lajut »