Kepala Polres Sukabumi ingin jajaran tangkap bandar besar narkoba

Indonesia Berita Berita

Kepala Polres Sukabumi ingin jajaran tangkap bandar besar narkoba
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 36 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 18%
  • Publisher: 78%

'Pelaku kasus narkoba yang terungkap hanya sebatas pengedar kecil, kurir dan pengguna. Saya ingin anggota menangkap bandar besar yang menyuplai ganja, sabu-sabu dan narkoba lain ke pengedar kecil maupun kurirnya,' kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni.

Sukabumi, Jabar - Kepala Polres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni, menginginkan jajarannya --khususnya di Satuan Narkoba-- agar bisa menangkap bandar besar narkoba untuk memberantas peredaran gelap barang haram ini di wilayah hukumnya.

Menurut dia, tidak menutup kemungkinan di Sukabumi ada bandar besar apalagi berkaca kepada beberapa kasus yang diungkap seperti belum lama ini Tim Satgas Polri Merah Putih berhasil mengungkap tempat penyimpanan sabu-sabu seberat 402,38 kilogram di Perumahan Taman Anggrek, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Kemungkinan, dengan tertangkapnya pengedar di Perumahan Taman Anggrek, mereka "tiarap" dahulu, tetapi harus tetap diwaspadai karena jaringan peredaran narkoba ini menggunakan sistem berantai dalam mengedarkan barang haramnya.Ia mendalami sejumlah kasus itu, apakah Sukabumi hanya sebatas transit, tempat penyimpanan atau perlintasan atau bisa saja ada bandar besarnya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

antaranews /  🏆 6. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Cegah Kepadatan Jalur Puncak, Polres Bogor Turunkan 100 PersonelCegah Kepadatan Jalur Puncak, Polres Bogor Turunkan 100 PersonelAntisipasi kemacetan di jalur puncak, Satlantas Polres Bogor perketat pengawasan arus lalu lintas pekan ini.
Baca lebih lajut »

Fakta Bupati Nagakeo Copot Kepala Puskesmas, Bermula Curhatan Minimnya Perhatian Pemerintah pada Tenaga MedisFakta Bupati Nagakeo Copot Kepala Puskesmas, Bermula Curhatan Minimnya Perhatian Pemerintah pada Tenaga MedisMarselina dicopot karena mengunggah ungkapan hatinya mengenai perhatian pemerintah pada tenaga medis di media sosial.
Baca lebih lajut »

Polres Dumai Bongkar Sindikat Jasa Jemput Pulang TKI Ilegal dari MalaysiaPolres Dumai Bongkar Sindikat Jasa Jemput Pulang TKI Ilegal dari MalaysiaPolres Dumai mengamankan 7 orang sindikat jasa penjemputan pulang tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia. Sindikat ini dikendalikan seorang napi setempat. Dumai Riau
Baca lebih lajut »

Polri: Polres Sula Harus Paham Konteks '3 Polisi Jujur', Itu Kritik MembangunPolri: Polres Sula Harus Paham Konteks '3 Polisi Jujur', Itu Kritik MembangunArgo mengatakan penyidik harusnya memahami isi pesan yang di-posting warga di media sosial. Bagi Argo, sah-sah saja jika warga memberikan kritik yang membangun.
Baca lebih lajut »

Cuma karena Curhat di Media, Kepala Puskesmas Ini DicopotCuma karena Curhat di Media, Kepala Puskesmas Ini DicopotDon mengatakan, keputusannya mencopot Marselina agar menjadi pelajaran bagi ASN lainnya di Kabupaten Nagekeo - Regional
Baca lebih lajut »

Eks Pebalap F1 Jalani Operasi Kepala Usai Kecelakaan |Republika OnlineEks Pebalap F1 Jalani Operasi Kepala Usai Kecelakaan |Republika OnlineAlex Zanardi mengalami kecelakaan di jalan raya dekat Kota Pienza, Italia.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 00:13:32