Plasan, perusahaan asal Israel meluncurkan kendaraan tempur lapis baja ringan dengan kabin bergaya helikopter tempur.
Hebatnya lagi, kendaraan militer ini juga dapat dikendalikan dari jarak jauh karena dilengkapi dengan teknologi swakemudi.Dikutip dari BlackXperience.com, tampilan Plasan Wilder tampak kokoh dengan fender yang tinggi sehingga roda sebesar 370 milimeter bisa berfungsi dengan baik.
Di bagian belakang, ada tempat tidur kargo yang bisa membawa palet berukuran NATO. Berkapasitas muatan 800 kilogram, kendaraan tempur berukuran compact ini dapat mengangkut banyak peralatan.Di bagian interior, ada ruang untuk empat penumpang, termasuk pengemudi. Plasan Wilder menawarkan perlindungan Stanag 4569 Level 2.
Wilder memiliki bobot 3,7 metrik ton, sehingga cukup ringan dan kompak jika diangkut oleh helikopter Boeing CH-47 Chinook.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gedung Putih: Biden Kunjungi Arab Saudi-Israel-Palestina Bulan DepanGedung Putih mengonfirmasi bahwa Presiden AS Joe Biden akan melakukan kunjungan ke Israel, Palestina dan Arab Saudi pada pertengahan Juli mendatang.
Baca lebih lajut »
Uni Eropa Incar Israel untuk Kurangi Ketergantungan Energi dari Rusia |Republika OnlineUni Eropa ingin meningkatkan kerja sama energi dengan Israel
Baca lebih lajut »
Politisi Israel Berharap Warga Palestina Lenyap, Netizen GeramSeorang anggota partai politik Perdana Menteri Israel Naftali Bennett yang tengah berkuasa dengan lantang berharap bisa membuat semua orang Arab Palestina lenyap...
Baca lebih lajut »
Laporan Komisi PBB: Pendudukan Abadi Israel di Wilayah Palestina, Akar Terjadinya KekerasanSebuah laporan ke Dewan HAM oleh misi pencari fakta PBB menyalahkan “pendudukan abadi” wilayah Palestina oleh Israel, sebagai akar penyebab berlangsungnya aksi kekerasan di wilayah yang terus bergejolak ini.
Baca lebih lajut »
Pemerintah Zionis Israel Hampir RuntuhAnggota yang keluar dari koalisi pemerintah PM Bennett salahkan kubu ekstremis dan anti-Zionis di dalam koalisi. Koalisi pemerintahan yang rapuh di Israel hampir...
Baca lebih lajut »