Sampai saat ini, belum ada teknologi yang dapat memprediksi kapan tepatnya sebuah gempa Bumi terjadi melainkan hanya potensinya. Apa sebabnya? GempaBumi via detikinet
Ilmuwan memang sudah dapat memperkirakan kapan gempa susulan terjadi, tapi hanya setelah gempa pertama muncul. Awal Juli silam misalnya, diprediksi bahwa California Selatan memiliki 27% peluang terjadinya gempa Bumi susulan untuk ketiga kali dengan magnitude di atas 6.
"Masalahnya, Bumi adalah sesuatu yang kompleks," sebut Christopher Scholz, profesor emeritus di Columbia University's Lamont-Doherty Earth Observatory. "Gempa Bumi terjadi dari patahan tiba-tiba bebatuan di kedalaman, dipicu oleh kekuatan yang bahkan lebih dalam lagi di Bumi. Sangat sulit untuk benar-benar memahami bagaimana bebatuan 'bertingkah' dengan tekanan dan temperatur yang meningkat di sana," paparnya.
"Pada beberapa kasus, gempa Bumi diawali oleh satu atau beberapa perubahan. Di kasus lain, tidak ada tanda apapun yang bisa diobservasi, meskipun terjadi gempa merusak," tandas David.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ini Tanggapan PVMBG Terkait Gempa di Barat Daya Sumur BantenBerdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia...
Baca lebih lajut »
Gempa Bumi 7,4 SR Guncang Banten: Ini Hal-hal yang Harus Dilakukan Pasca Gempa Terjadi - Tribunnews.comGempa Bumi Guncang Banten Berkekuatan 7,4 SR: Ini Hal-hal yang Harus Dilakukan Pasca Gempa Terjadi
Baca lebih lajut »
5 Tips yang Harus Dilakukan Saat Gempa BumiBerikut tips yang harus dilakukan saat gempa bumi terjadi sesuai lokasi Anda berada.
Baca lebih lajut »
Kenapa Gempa Banten Terasa Sampai Yogyakarta dan Mataram?Ini karena gempa Banten memiliki mekanisme intra-slab. Apa itu?
Baca lebih lajut »
Gempa M 4,4 Guncang SukabumiGempa bumi bermagnitudo 4,4 mengguncang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Baca lebih lajut »