Ovarium Cancer berada di peringkat 3 penyebab kematian perempuan akibat kanker
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Himpunan Onkologi dan Ginekologi Indonesia Prof. DR. dr. Andrijono, Sp.OG mengatakan biasanya kanker ovarium stadium dini ditemukan secara kebetulan. Oleh karena itu, dia mengajak setiap perempuan untuk mewaspadai ancaman kanker ovarium dengan mengenal faktor risiko dan deteksi dini kanker ovarium.
Faktanya ada 20 persen dari kanker ovarium yang sudah terdeteksi pada stadium awal, dan 94 persen pasien stadium awal bisa hidup lebih dari lima tahun setelah didiagnosis, lanjut dia. Mengingat tidak ada gejala spesifik sebagai penanda awal, dia mengajak kaum hawa untuk lebih waspada terhadap kanker ovarium.
Enam risiko kanker ovarium, yakni riwayat kista endometriosis, punya riwayat keluarga yang menderita kanker ovarium dan kanker payudara, mengalami mutasi genetik , angka paritas rendah, gaya hidup buruk dan pertambahan usia. Sementara empat tanda kanker ovarium adalah kembung, nafsu makan berkurang, sering buang air kecil dan nyeri panggul atau perut.
Jika mengalami keluhan tertentu, coba observasi dulu selama satu hingga dua pekan. Jika keluhan itu masih terasa, segera periksakan.