Kemhub mengapresiasi kembali terjalinnya kerja sama manajemen (KSM) antara Grup Sriwijaya dan Grup Garuda Indonesia.
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan mengapresiasi kembali terjalinnya kerja sama manajemen antara Grup Sriwijaya dan Grup Garuda Indonesia.
Dengan demikian, Grup Garuda Indonesia melalui PT Garuda Indonesia, PT Citilink Indonesia, PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia, dan PT Gapura Angkasa kembali menyediakan pelayanan, yang mencakup operasi penerbangan, perawatan pesawat udara, penyediaan suku cadang pesawat, dan jasa penunjang operasi pesawat udara terhadap pesawat yang dioperasikan Grup Sriwijaya Air.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemhub Polana B Pramesti menyampaikan, apresiasi terhadap kerja sama antara Grup Sriwijaya dan Grup Garuda Indonesia. Kerja sama diharapkan mampu memulihkan kondisi operasional Grup Sriwijaya. “Kerja sama yang dilakukan oleh Sriwijaya dan Garuda Indonesia merupakan langkah positif dalam memulihkan kondisi operasional dan manajemen Grup Sriwijaya. Kami mengapresiasi kerja sama ini sebagai upaya kelangsungan pelayanan transportasi udara dan industri penerbangan nasional pada umumnya,” jelas Polana melalui keterangan, Selasa .
Polana menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan kepada seluruh badan usaha angkutan udara sesuai dengan undang-undang yang berlaku untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan pelayanan penerbangan. Selain itu, hal tersebut demi menjaga keberlangsungan dan peningkatan industri penerbangan nasional.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sriwijaya Air Tetap Beroperasi di Bawah Pengawasan KemhubSriwijaya Air dan NAM Air sudah dapat mengatasi permasalahan yang ada melalui pengawasan direktorat terkait.
Baca lebih lajut »
Hari Ini Kemhub Putuskan Direksi Sriwijaya yang Diakui
Baca lebih lajut »
Kemhub Tegaskan Setengah Pesawat Sriwijaya Tidak Laik TerbangDalam menginspeksi kelaikan pesawat, Kemhub melibatkan sejumlah inspektur yang resmi dan kompeten.
Baca lebih lajut »
Kerja Sama Putus, Sriwijaya Utang Rp 800 M ke Bengkel Garuda'GMF Aero Asia putus sejak tanggal 25 September 2019. Karena out standing tunggakannya besar walaupun sudah dicicil. Jumlahnya hampir Rp 800 miliar' SriwijayaAir via detikfinance
Baca lebih lajut »
Rujuk! Garuda dan Sriwijaya Sepakat Lanjutkan Kerja SamaBerlanjutnya kerja sama ini diharapkan dapat menjaga level keselamatan dan kelaikudaraan pada operasional seluruh armada Sriwijaya Air.
Baca lebih lajut »
Garuda Indonesia Vs Sriwijaya Air, Hari ini Menhub Putuskan Direksi yang DiakuiSaya imbau kepada para pihak jangan melihat dari sisi secara individu, bagaimana pelayanan Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air bisa berjalan baik tanpa melihat kepentingan masing-masing. GarudaIndonesiaputuskankerjasamadenganSriwijayaAir
Baca lebih lajut »