Kementerian PUPR akan Bangun 83 Tower Rusun Tahun 2023
Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bakal membangun 83 tower rumah susun pada tahun 2023.
“Tahun 2023 kami melanjutkan pembangunan 83 tower atau sebanyak 3.240 unit,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR, Selasa . Menurutnya, hal tersebut guna memastikan seluruh kegiatan pada 2024 tinggal menyisakan tahap pemanfaatan dan tidak meninggalkan proyek mangkrak.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PUPR : Bendungan Meninting Lombok kelar di 2023Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau pembangunan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (28/6).
Baca lebih lajut »
Terapkan Green Building, Ini Dia Penampakan Gedung Kementerian PUPRKementerian PUPR telah menerapkan konsep green building. Penerapan tersebut mampu menghemat pengunaan listrik hingga air. Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan...
Baca lebih lajut »
Menteri PUPR: Hindari tebang pohon jika tidak perlu dalam pembangunanMenteri PUPR Basuki Hadimuljono meminta jajarannya untuk tetap merawat lingkungan dalam setiap proyek pembangunan infrastruktur, seperti tidak menebang pohon jika memang tidak diperlukan.
Baca lebih lajut »
Menteri PUPR Minta Asosiasi Jalan Tol Selesaikan Proyek Sebelum 2024 | Ekonomi - Bisnis.comMenteri PUPR Basuki Hadimuljono meminta Asosiasi Jalan Tol untuk menyelesaikan proyek sebelum 2024.
Baca lebih lajut »
Kasus Suap Alfamidi, KPK Panggil Kepala Dinas PUPR AmbonKPK memanggil Kepala Dinas PUPR Ambon sebagai saksi terkait kasus dugaan suap izin pembangunan Alfamidi yang menjerat Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy.
Baca lebih lajut »
Kota Hiroshima Tuan Rumah KTT G7 Tahun 2023 | Kabar24 - Bisnis.comPerdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengumumkan bahwa konferensi G7 selanjutnya, akan diselenggarakan di Kota Hiroshima, Jepang pada 19-21 Mei 2023.
Baca lebih lajut »