'Perekonomian agar bisa berjalan di tengah pandemi COVID-19, khususnya dalam membuka sektor pariwisata,' kata Koordinator Promosi Wisata Minat Khusus Budaya Kemenparekraf, Santy Lusiani. Wisata
"Dengan terjadinya pandemi COVID-19, para turis tidak semata-mata hanya melihat objek wisata. Tetapi yang lebih penting diutamakan masalah kesehatan. Bagaimana di objek wisata itu soal kebersihannya dan bagaimana penerapan protokol kesehatan di objek wisata tersebut," ucapnya
"Antara lain menyediakan tempat cuci tangan beserta kelengkapannya, prosedur untuk jaga jarak dan menghindari kerumunan. Begitu juga pelayan wisata harus steril dengan menggunakan masker dan hand sanitizer," katanya. "Dalam program ini dilakukan sosialisasi terkait program tersebut dan dilanjutkan dengan bersih-bersih pantai di kawasan Desa Pemuteran. Dalam kegiatan itu masyarakat yang tergabung dalam kelompok sadar wisata akan dibagi masing-masing menjadi 10 kelompok untuk bersih-bersih pantai dan sampahnya akan di kumpulkan, selanjutnya dilakukan penimbangan sampah," ujarnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kemenparekraf dorong objek wisata di Kudus terapkan 'Gerakan BISA'Kemenparekraf mendorong semua objek wisata yang ada di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, turut menerapkan gerakan bersih, indah, sehat, aman (BISA) untuk menyambut adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi COVID19.
Baca lebih lajut »
Kampung Warna-warni Tigarihit Destinasi Baru di Danau TobaKampung Warna-warni Tigarihit di Parapat menjadi destinasi wisata baru di Danau Toba.
Baca lebih lajut »
Bukan Belanda, Ini Kincir Angin Warna-warni di BandungMau liburan ke objek wisata baru di Kabupaten Bandung? Yuk kunjungi negeri 1000 kincir angin yang ada di Objek Wisata Zandea Bandung! Bandung via detikTravel
Baca lebih lajut »
Konsumsi BBM di Jabar, DKI, dan Banten Hampir Kembali NormalKonsumsi BBM pada masa transisi tatanan baru tahap II di wilayah MOR III telah mencapai 91% dari konsumsi pada masa normal, yakni periode Januari – Februari.
Baca lebih lajut »
Mulai Gatal Bepergian, Konsumsi BBM Meningkat Saat Libur PanjangBerdasarkan realisasi, konsumsi BBM pada masa transisi tatanan baru tahap II di wilayah MOR III, yakni Provinsi DKI Jakarta,...
Baca lebih lajut »