Pengelola desa wisata didorong agar siap dalam menghadapi era digital.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Ekonomi Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan pendampingan adopsi teknologi digital sektor pariwisata. Pendampingan tersebut dilakukan ke empat destinasi prioritas pariwisata yakni kawasan Belitung, Borobudur, Bromo dan Labuan Bajo.
Baca Juga Dia menjelaskan, pendampingan teknologi digital bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan khususnya bagi pengelola desa wisata dalam menghadapi era digital. Terlebih dalam membantu pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. "Pengembangan konten virtual desa wisata perlu menjadi prioritas inisiatif karena mampu menciptakan efek pemerataan ekonomi," kata dia.
Nyoman mengatakan, Kawasan Belitung menjadi pembuka rangkaian acara pendampingan yang dilaksanakan pada Selasa hingga 12 Agustus 2022 nanti. Kominfo juga akan berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata setempat serta Pengelola Desa Wisata dalam kegiatan ini.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Injourney Dorong Kebangkitan Sektor Pariwisata di IndonesiaInjourney telah menyiapkan sejumlah program hingga tahun depan untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata.
Baca lebih lajut »
Bangkit dengan Koperasi dan UMKMKoperasi bisa bergerak di sektor pangan, pariwisata, pemenuhan kebutuhan kaum milenial, multipihak, kebutuhan sekunder, maupun produk unggulan daerah.
Baca lebih lajut »
Kembangkan Pariwisata, Moeldoko Center Gandeng SMK Nusa Dua Sidemen |Republika OnlineMoeldoko Center turut aktif mendukung tumbuh kembangnya pariwisata
Baca lebih lajut »
Kepala Daerah dan Masyarakat Diminta Manfaatkan Industri Kelapa Sawit |Republika OnlineIndustri kelapa sawit harus berperan memajukan daerah
Baca lebih lajut »
Mendagri Minta Kades Hingga Kepala Daerah Kelola Industri Sawit untuk Rakyat |Republika OnlineIndustri sawit juga memberikan lapangan kerja serta manfaat besar bagi rakyat.
Baca lebih lajut »