Hidup berdampingan dengan Covid-19 menjadi pilihan yang harus dihadapi pemerintah saat ini.
Liputan6.com, Jakarta - Sebab, virus corona ini mungkin akan tetap ada, meski jumlahnya lebih terkendali dan menurun menjadi endemi."Pandeminya bisa hilang menjadi endemi tapi Covid-nya tidak akan hilang, jadi eskalasinya tidak akan setinggi ini," kata Yustinus saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Selasa .
Kondisi ini perlahan-lahan akan membantu pemerintah. Mengurangi berbagai beban yang selama ini ditanggung demi menahan perlambatan ekonomi agar tidak terlalu dalam. "Jadi logikanya diantipasi dengan dukungan-dukungan yang ada dengan insentif yang disiapkan dan dilanjutkan," kata dia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Iran Laporkan 500 Kematian Akibat Covid-19 dalam SehariDalam periode yang sama, Iran juga melaporkan 542 kematian, menjadikan total kematian akibat covid-19 di Iran menjadi 94.015.
Baca lebih lajut »
Grup Astra Serahkan Bantuan Ambulans Kepada BNPB Untuk Percepat Mobilisasi Pasien COVID-19Grup Astra melalui Nurani Astra menyerahkan bantuan fasilitas kesehatan berupa lima unit ambulans kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
Baca lebih lajut »
Pemerintah Sebar Bingkisan Buah ke Warga yang Isoman dan Peserta Vaksin Covid-19Pemerintah membagikan bingkisan buah kepada para tenaga kesehatan di beberapa Rumah Sakit dalam rangka Gelar Buah Nasional (GBN).
Baca lebih lajut »
Jadwal dan Lokasi Mobil Vaksinasi Covid-19 Keliling Jakarta Hari Ini 9 Agustus 2021Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat sebanyak 8.371.190 orang atau 93,6 persen telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama pada Minggu 8 Agustus 2021.
Baca lebih lajut »