Kemenkes mengatakan bahwa keterbatasan akses daerah membuat sebelumnya proses pemeriksaan sampel warga untuk PCR menjadi relatif lama.
Keputusan itu juga sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang meminta agar hasil tes PCR keluar maksimal sehari, guna mendukung strategi pengendalian pandemi covid-19 di Tanah Air.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tarif PCR Baru Rp 495-525 Ribu, Kemenkes Klaim Termurah Kedua di ASEANTarif tertinggi tes PCR diturunkan ke tingkat Rp 495.000 untuk Jawa-Bali dan Rp 525.000 di luar Jawa-Bali. Kemenkes membandingkan harga di negara ASEAN lain.
Baca lebih lajut »
Sudah Turun, Ini Tarif Baru Tes PCR dan Antigen di Kimia FarmaPT Kimia Farma Tbk, resmi melakukan penurunan harga tes PCR dari Rp900.000 menjadi Rp500.000. Harga Tes Swab Antigen juga mengalami penyesuaian. PT Kimia Farma...
Baca lebih lajut »
Kemenkes Akan Pantau Jaringan Laboratorium untuk Beri Layanan PCR TerjangkauKemenkes membenahi jejaring fasilitas laboratorium di seluruh rumah sakit untuk mewujudkan standar pelayanan PCR yang terjangkau
Baca lebih lajut »
Soal Layanan PCR Terjangkau, Begini Respons Kemenkes |Republika OnlineFasilitas laboratorium untuk layanan PCR di seluruh rumah sakit akan dibenahi.
Baca lebih lajut »
Puan Sudah Bicara dengan Kemenkes, Harga Tes Usap PCR Sebentar Lagi TurunKetua DPR Puan Maharani mengatakan pihaknya sudah berbicara dengan Kemenkes. Menurutnya, Kemenkes tengah berupaya agar harga tes usap PCR segera turun, dan hasil tes bisa diketahi 1 x 24 jam. hargatesPCR
Baca lebih lajut »
Kemenkes Turunkan Harga PCR Jadi Rp495 Ribu dan Rp525 RibuPemerintah menurunkan harga tes PCR Covid-19 menjadi Rp495 ribu untuk daerah di Jawa-Bali, dan Rp525 untuk daerah luar Jawa-Bali.
Baca lebih lajut »