Kemenkes Jamin Pendampingan Hukum Bagi Dokter yang Dianiaya Pasien di Lampung

Indonesia Berita Berita

Kemenkes Jamin Pendampingan Hukum Bagi Dokter yang Dianiaya Pasien di Lampung
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 47 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 22%
  • Publisher: 51%

'Kalau tidak ada proses hukum, tidak ada pembelajaran bagi masyarakat,' kata dr Zubaidah Elvia.

Beberapa waktu lalu viral sebuah video menunjukkan dua dokter magang yang dianiaya oleh pasien di Puskesmas Fajar Bulan, Kecamatan Way Tenong, Lampung Barat. Pengeroyokan tersebut bermula dari pasien yang marah karena obat yang diberikan tidak langsung menyembuhkan sakitnya.

"Yang tidak bisa ditolerir adalah terjadinya kekerasan kepada tenaga kesehatan. Kalau tidak ada proses hukum, tidak ada pembelajaran bagi masyarakat," kata Direktur Pembinaan dan Pengawasan Tenaga Kesehatan Kemenkes, dr Zubaidah Elvia, MPH dikutip dari siaran pers Kemenkes yang diterima detikcom, Jumat .Kemenkes mengatakan akan memastikan pendampingan hukum yang dibutuhkan oleh dua dokter magang tersebut. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan pengawalan selama kasus berjalan.

Pada saat ini kedua dokter tersebut sudah dipindahkan ke RSUD Lampung Barat dan selanjutnya akan ditempatkan di Puskesmas Liwa selama proses penyidikan kasus.Bupati Lampung Barat Buka Suara "Saya selaku pemerintah daerah mendukung penuh proses ini untuk kita lanjutkan secara hukum. Karena berdasarkan fakta di video, penganiayaan terhadap kedua dokter tidak sesuai dengan harapan masyarakat," ucap Drs Nukman.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

detikcom /  🏆 29. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kemenkes Dampingi Secara Hukum Dokter yang Dianiaya di Lampung |Republika OnlineKemenkes Dampingi Secara Hukum Dokter yang Dianiaya di Lampung |Republika OnlineKemenkes mendampingi secara hukum dalam kasus dua dokter magang dianiaya di Lampung.
Baca lebih lajut »

Kemenkes Ambil Langkah Hukum Buntut Dokter Muda di Lampung Dianiaya PasienKemenkes Ambil Langkah Hukum Buntut Dokter Muda di Lampung Dianiaya PasienKemenkes memberikan perlindungan hukum yang dibutuhkan bagi kedua dokter yang mengalami penganiayaan oleh pasien di salah satu Puskesmas di Lampung.
Baca lebih lajut »

Ada Penganiayaan, Kemenkes Evaluasi Penempatan Dokter Magang di Lampung |Republika OnlineAda Penganiayaan, Kemenkes Evaluasi Penempatan Dokter Magang di Lampung |Republika OnlineAda penganiayaan, Kemenkes akan mengevaluasi penempatan dokter magang di Lampung.
Baca lebih lajut »

Akan Didampingi Kemenkes, Ini Kronologi Penganiayaan Dua Dokter di Puskesmas LampungAkan Didampingi Kemenkes, Ini Kronologi Penganiayaan Dua Dokter di Puskesmas LampungKementerian Kesehatan (Kemenkes) akan memberikan pendampingan kepada dua dokter internsip (magang) yang mengalami penganiayaan oleh pasien di Puskesmas Pajar Bulan Lampung
Baca lebih lajut »

Kemenkes: Satpam Tak di Lokasi Saat 2 Dokter di Lampung DianiayaKemenkes menyatakan ada mekanisme keamanan, namun tidak berjalan dalam insiden penganiayaan dua dokter magang di Lampung Barat.
Baca lebih lajut »

Kemenkes Minta Pasien Cekik & Banting Dokter Magang di Lampung Dihukum Setimpal | merdeka.comKemenkes Minta Pasien Cekik & Banting Dokter Magang di Lampung Dihukum Setimpal | merdeka.comKemenkes Minta Pasien Cekik dan Banting Dokter Magang di Lampung Dihukum Setimpal
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 01:44:34