Bus listrik melayani tim panitia KTT G20 Bali.
REPUBLIKA.CO.ID,DENPASAR – Kementerian Perhubungan menggelar simulasi pergerakan bus listrik untuk mendukung mobilitas para delegasi dan peserta G20, bersama dengan Kementerian/Lembaga terkait yakni Kemlu, Kemenkominfo, serta Kemenkomarves. Simulasi ini dilakukan untuk memastikan pelayanan bus listrik pada saat penyelenggaraan KTT G20 berjalan dengan baik dan lancar.
Baca Juga Novie menjelaskan, selain akan melayani para delegasi dari negara-negara yang diundang, bus listrik juga melayani tim panitia serta wartawan peliput kegiatan G20. “Bus listrik akan melayani pergerakan dari satu titik ke titik lainnya di Bali,” ujarnya. Untuk delegasi, sebanyak 12 bus listrik akan melayani pergerakan menuju ke lokasi acara, mulai pukul 06.00 s.d. 07.00 WITA dari BNDCC dan Lagoon ke Apurva, dengan headway atau waktu tunggu antarkedatangan bus antara 5 s.d. 10 menit sekali. Untuk bus listrik ukuran sedang dapat menampung sebanyak 19 orang dan 1 pengemudi, sementara bus listrik ukuran besar memiliki kapasitas duduk 50 orang penumpang yang terdiri dari 26 seat, 23 standing, dan 1 driver.
Penyediaan bus listrik untuk mendukung Presidensi Indonesia pada G20 berasal dari sejumlah pihak, di antaranya yakni: Bus Listrik Merah Putih dari Kemenhub, Kemenristekdikti, PT INKA dan sejumlah perguruan tinggi, Universitas Indonesia, PT Indika Energi , PT Tentrem Sejahtera, PT Sinar armada Globalindo, PT Mobilindo Armada Cemerlang, dan PT Mobil Anak Bangsa.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tidak Hadiri KTT G20 di Bali, Presiden Rusia Vladimir Putin Kirim Menlu Hadiri G20Ketidakhadiran Putin dikonfirmasi oleh Presiden Joko Widodo via sambungan telepon. Presiden Ukraina juga dipastikan tak hadir meski diundang oleh Jokowi.
Baca lebih lajut »
30 Bus Listrik Karya Anak Bangsa Siap Antar Jemput Delegasi KTT G20 BaliSeluruh bus listrik ini buatan dalam negeri dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sebesar 76,98 persen. Bus Listrik Merah Putih ini merupakan kolaborasi pengembangan kendaraan listrik BUMN dan konsorsium perguruan tinggi.
Baca lebih lajut »
30 Bus Listrik Merah Putih Siap Seliweran di Puncak KTT G20Kemenhub telah menyiapkan 30 unit bus listrik Merah Putih untuk mendukung kegiatan KTT G20 di Bali.
Baca lebih lajut »
Deretan Alutsista TNI AL untuk Pengamanan Perairan Bali Jelang KTT G20Menjelang puncak KTT G20, TNI AL mengerahkan sejumlah alutsista guna memperkuat pengamanan pintu masuk ke wilayah Bali melalui perairan.
Baca lebih lajut »