Kemenhub Gandeng Swasta Optimalkan Aset di Pelabuhan Tanjung Redeb

Indonesia Berita Berita

Kemenhub Gandeng Swasta Optimalkan Aset di Pelabuhan Tanjung Redeb
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 86 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 38%
  • Publisher: 83%

Kementerian Perhubungan melakukan penandatanganan adendum perjanjian sewa barang milik negara berupa sebagian tanah dan/atau bangunan di Pelabuhan Tanjung Redeb

Liputan6.com, Jakarta Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Unit Penyelenggara Pelabuhan Tanjung Redeb dan PT. Mitra Samudera Kreasi hari ini melakukan penandatanganan adendum perjanjian sewa barang milik negara berupa sebagian tanah dan/atau bangunan di Pelabuhan Tanjung Redeb.

Penandatanganan perjanjian sewa tersebut berdasarkan persetujuan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor : S-23/MK.6/KNL.1304/2022 tanggal 24 Oktober 2022 tentang Persetujuan Barang Milik Negara Atas Sebagian Tanah dan/atau Bangunan pada Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Tanjung Redeb. Arif juga berharap melalui perjanjian tersebut dapat memberikan nilai positif bagi perekonomian. Karena dengan adanya pengembangan infrastruktur pelabuhan diharapkan sektor perekonomian di Kabupaten Berau tempat Pelabuhan Tanjung Redeb berada akan semakin baik sebagaimana arahan Presiden RI dan Menteri Perhubungan untuk terus mendorong sektor perekonomian di berbagai daerah.

2 dari 3 halamanKolaborasi Pemerintah dan SwastaLebih lanjut Arif menyambut baik perjanjian tersebut karena merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dengan badan usaha swasta sehingga kolaborasi tersebut menandakan sinergi yang baik antara Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dengan pihak swasta.

“Tujuan utama dari pembenahan di bidang kepelabuhanan tersebut adalah dalam rangka mewujudkan industri kepelabuhanan nasional yang lebih kuat, menurunkan biaya logistik nasional, meningkatkan konektivitas maritim di seluruh Indonesia serta meningkatkan kinerja dan daya saing di bidang kepelabuhanan dan mampu berdaya saing secara global,” kata Arif.

Selanjutnya, ia juga menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh Bapak Hotman Siagian selaku Kepala Kantor UPP Kelas II Tanjung Redeb bersama Staf, yang mendapatkan Piagam Penghargaan Terbaik I, dalam kategori Pengelolaan dan Penatausahaan PNBP Terbaik Tahun 2022 yang diberikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut pada tanggal 4 Januari 2023.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kemenhub Evaluasi Operasional Bus Listrik Surabaya |Republika OnlineKemenhub Evaluasi Operasional Bus Listrik Surabaya |Republika OnlineKemenhub berjanji sesegera mungkin kembali menhoperasikan bus listrik Surabaya
Baca lebih lajut »

Bandara Sentani Rusuh Saat Lukas Enembe Ditangkap, Kemenhub: Kini Sudah AmanBandara Sentani Rusuh Saat Lukas Enembe Ditangkap, Kemenhub: Kini Sudah AmanBandara Sentani, Papua, sempat rusuh ketika penangkapan Gubernur Papua Lukas Enembe. Sekarang sudah aman.
Baca lebih lajut »

Mulai Pulih, Kemenhub Prediksi Penumpang Angkutan Udara Tembus 98,67 Juta 2023Mulai Pulih, Kemenhub Prediksi Penumpang Angkutan Udara Tembus 98,67 Juta 2023Total penumpang berangkat angkutan udara sepanjang tahun 2022 adalah sebanyak 68,1 juta penumpang.
Baca lebih lajut »

Capaian PNBP Kemenhub 2022 Lampaui Target, Tembus Rp 8,9 TriliunCapaian PNBP Kemenhub 2022 Lampaui Target, Tembus Rp 8,9 TriliunPNBP merupakan salah satu instrumen yang Kemenhub kreasikan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan pembangunan.
Baca lebih lajut »

Bantul dan Kemenhub Siapkan Angkutan Terminal Imogiri-Bandara YIA |Republika OnlineBantul dan Kemenhub Siapkan Angkutan Terminal Imogiri-Bandara YIA |Republika OnlineAngkutan ini dapat subsidi Rp 60 ribu, sehingga tarifnya hanya Rp 20 ribu.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 14:12:12