Kemendikbud menegaskan program Merdeka Belajar sesuai filosofi Ki Hadjar Dewantara.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak mau berkomentar banyak mengenai Federasi Serikat Guru Indonesia yang menilai rencana penyerahan hibah merek dagang Merdeka Belajar dari PT Sekolah Cikal kepada negara cacat prosedur. Kemendikbud meminta semua fokus pada melanjutkan misi program merdeka belajar.
Sebelumnya, FSGI telah selesai melakukan kajian hukum permasalahan rencana penyerahan hibah merek dagang Merdeka Belajar dari PT Sekolah Cikal kepada negara. FSGI menilai hibah merek Merdeka Belajar cacat prosedur.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sekolah Cikal Hibahkan Merek Merdeka Belajar ke Negara |Republika OnlineCikal tak pernah persoalkan penggunaan Merdeka Belajar untuk kepentingan pendidikan.
Baca lebih lajut »
Hibah Merek Merdeka Belajar, FSGI Kirim Surat ke Presiden |Republika OnlinePengalihan hak merek dalam bentuk hibah tidak bisa hanya diumumkan lewat konferensi p
Baca lebih lajut »
FSGI Resmi Laporkan Mendikbud Nadiem kepada JokowiHibah merek dagang Merdeka Belajar dari Sekolah Cikal pada Kemendikbud dinilai melanggar aturan sehingga FSGI, resmi melaporkan Mendikbud Nadiem kepada presiden Jokowi. FSGI
Baca lebih lajut »
Kemendikbud : Sekolah Perlu Sediakan Dua Opsi Pembelajaran |Republika OnlineHal ini merupakan kelebihan kemerdekaan dalam memilih pendidikan.
Baca lebih lajut »
Sandiaga: Saatnya Start Up & UMKM jadi Penyelamat Ekonomi |Republika OnlineInovasi adalah salah satu kunci dalam bertahan bagi semua bidang usaha.
Baca lebih lajut »
Pahala Belajar Kitab Kuning |Republika OnlineBelajar kitab kuning akan beroleh surga.
Baca lebih lajut »