Kemendikbud mengakui banyak menerima masukan terkait kurikulum darurat pandemi Covid
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan pihaknya menerima banyak masukan terkait dibuatnya kurikulum darurat. Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah , Hamid Muhammad mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengkaji kurikulum darurat tersebut. Baca Juga "Memang sejak awal banyak permintaan misalnya dari KPAI, PGRI, IGI, agar Kemendikbud menyiapkan kurikulum khusus pandemi.
Di dalam MGMP tersebut, guru-guru mendiskusikan soal materi-materi esensial yang bisa diberikan selama masa pandemi. Para guru ini juga bisa memilih kompetensi dasar yang tepat diberikan kepada murid-muridnya melalui pembelajaran jarak jauh . Namun, ia mengakui saat ini persentase guru yang berinisiatif hanya sekitar 15-20 persen. Oleh karena itu, Kemendikbud menilai pihaknya harus mengambil bagian dengan menentukan penyederhanaan kurikulum. Nantinya, akan dibuat modul-modul untuk digunakan para guru selama PJJ berlangsung.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Perpaduan kurikulum permudah siswa belajar saat pandemi COVID-19Perpaduan antara kurikulum nasional dan internasional diyakini mampu mempermudah siswa dalam belajar pada saat pandemi COVID-19.\r\n\r\n"Implementasi ...
Baca lebih lajut »
Siswa SMA Malaysia Masuk Sekolah Setelah Lockdown Covid-19 DibukaMenteri Pendidikan Mohd Radzi Md Jidin berjanji akan memeriksa langsung kesiapan sekolah-sekolah Malaysia setelah lockdown Covid-19 dilonggarkan
Baca lebih lajut »
Masuk Ruang Ganti Pemain, Ibrahimovic Diduga Langgar Protokol Covid-19Tindakan Zlatan Ibrahimovic masuk ke ruang ganti Hammarby menjadi masalah karena dianggap melanggar protokol kesehatan.
Baca lebih lajut »