'Komisi X meminta pemerintah untuk memperbaiki (PPDB 2020, red.) segera di tempat-tempat yang 'geger', 'chaos', harus berani 'ngulang', diulang lagi gak ada masalah sampai di daerah itu ditemukan formula yang tepat,' ppdb2020
Tapi pada saat itu Mendiknas merasa optimistis, yakin betul dengan kebijakan baru ini akan berjalan dengan baikKementerian Pendidikan dan Kebudayaan diminta mengevaluasi sekaligus memperbaiki proses Penerimaan Peserta Didik Baru 2020 tingkat SMA/SMK, kata Anggota Komisi X DPR A.S. Sukawijaya.
Pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu, bahkan mengungkapkan Komisi X DPR RI menyebut PPDB 2020 sebagai kekacauan nasional karena pelaksanaan di lapangan menimbulkan berbagai permasalahan. "PPDB yang kemarin itu belum sempat dikaji, belum sempat dicoba, tapi sudah dilaksanakan akibatnya begitu, masing-masing provinsi menerapkannya berbeda, itu sudah gak boleh, harusnya sama dan seragam," ujar politikus Partai Demokrat itu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PPDB DKI 2020 Jalur Bina RW, Ada Potensi Anak Usia Muda Tak Dapat Sekolah Negeri LagiHal itu bisa terjadi di PPDB DKI Jakarta 2020 jalur zonasi jika menggunakan seleksi umur.
Baca lebih lajut »
DPRD DKI akan Bentuk Pansus PPDB 2020 |Republika OnlineJukni PPDB DKI Jakarta dinilai telah menyimpang dari Permendikbud.
Baca lebih lajut »
Curhat Orangtua di Hari Pertama PPDB DKI Jakarta 2020 Jalur Prestasi'Di dalam planning hidup saya, enggak ada rencana (anak saya masuk sekolah) swasta,' ujar Linda.
Baca lebih lajut »
PPDB SMA dan SMK di Sumbar Diperpanjang hingga 6 Juli 2020Pendaftaran PPDB Sumbar diperpanjang.
Baca lebih lajut »
KPAI: Warga Jakarta Paling Banyak Laporkan Masalah PPDB 2020Pengaduan warga Jakarta disampaikan dengan cara datang langsung ke KPAI dan melalui saluran online.
Baca lebih lajut »