Kemendagri sudah melakukan upaya pencegahan, termasuk membawa ke KPK.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Dalam Negeri menyayangkan masih adanya kepala daerah yang terkena Operasi Tangkat Tangan oleh penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi . Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar menilai tindakan kepala daerah yang tersangkut kasus jual beli jabatan merupakan tindakan memalukan.
Baca Juga Menurutnya, Kemendagri selalu mengingatkan kepala daerah untuk menjauhi area rawan korupsi. “Apalagi Pak Menteri gencar mengingatkan agar kepala daerah menjauhi area rawan korupsi, bahkan kalau gubernur setiap baru dilantik selalu kami bawa ke KPK, sebagai pengingat jangan sampai berkasus di KPK,” ucap dia.
“Kita sering ingatkan untuk jauhi area rawan korupsi, pencegah juga melalui Korsupgah di daerah juga ada, tinggal tergantung integritas masing-masing,” ujar Bahtiar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kemendagri Sebut Memalukan Kalau Masih Kena OTTKemendagri selalu mengingatkan kepala daerah untuk menjauhi area rawan korupsi.
Baca lebih lajut »
Bupati Kudus Jual Beli Jabatan, Kemendagri Sebut MemalukanMenteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo sudah berulangkali mengingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk menjauhi area rawan korupsi.
Baca lebih lajut »
Jokowi Sebut Kekuatan Koalisi Indonesia Kerja Sudah CukupJokowi mengatakan hingga kini belum ada pembahasan tentang penambahan partai politik anggota Koalisi Indonesia Kerja.
Baca lebih lajut »
PPP Sebut Kemungkinan Hanya Satu Parpol Tambahan bisa Masuk KIK
Baca lebih lajut »