Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif menyebut banyak data kependudukan yang muncul di mesin pencari Google sehingga rawan disalahgunakan.
Zudan Arif Fakrulloh mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan mengunggah data kependudukan ke media sosial. Misalnya, KTP elektronik, Kartu Keluarga ."Banyaknya gambar KTP elektronik dan KK yang tersebar di Google juga menjadi celah bagi oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan kejahatan," kata Zudan melalui keterangan tertulisnya, Minggu .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Hadir di KLB, Ketua KONI Minta PSSI Tak Kecewakan Harapan MasyarakatKetua Umum KONI yang baru, Marciano Norman, hadir dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/7/2019) malam.
Baca lebih lajut »
Ceramah, Kiwil Minta Masyarakat Tak Jadikan Artis sebagai IdolaKiwil tak cuma piawai mengocok perut penonton melalui aksinya melawak di televisi.
Baca lebih lajut »
Pemerintah Minta Masyarakat tak Unggah KTP-El dan KKKTP dan KK yang diunggah dapat disalahgunakan oleh para pemulung data.
Baca lebih lajut »
KPK Minta Eks Koruptor Tak Maju di Pilkada, PPP: Tak Ada Larangan di UUKPK meminta parpol tak mengusung mantan koruptor dalam Pilkada 2020. PPP menilai harusnya KPK tak membuat pernyataan hanya untuk mendapatkan simpati.
Baca lebih lajut »
Gubernur Minta Masyarakat Sulsel Dukung PSM di Final Piala IndonesiaGubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah mengajak masyarakat Sulsel untuk memberikan dukungan kepada tim sepak bola kebanggaan masyarakat provinsi itu, ...
Baca lebih lajut »
Bobotoh Masuk Lapangan, Umuh Minta Persib Tak DihukumUmuh Muchtar berharap Persib Bandung tidak dihukum setelah Bobotoh masuk ke lapangan usai kalah dari Bali United dalam laga lanjutan Liga 1 2019.
Baca lebih lajut »