Kemdikbudristek Salurkan Rp 13,2 Trilun untuk Penanganan Pandemi Tahun 2020-2021

Indonesia Berita Berita

Kemdikbudristek Salurkan Rp 13,2 Trilun untuk Penanganan Pandemi Tahun 2020-2021
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 78 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 35%
  • Publisher: 59%

Kemdikbudristek telah menyalurkan Rp 13,2 triliun untuk penanganan pandemi tahun 2020-2021.

) telah menyalurkan Rp 13,2 triliun untuk penanganan pandemi tahun 2020-2021. Kemdikbudristek juga telah menerjukan 53.706 relawan mahasiswa dalam rangka penanganan pandemi Covid-19.

“Sejak pertama kali pandem ini melanda di Indonesia tahun lalu kami berupaya mengambil langkah cepat untuk membantu mengurangi beban yang dialami para pelajar dan mahasiswa pengajar dan juga orang tua,” kata Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ,Nadiem mengatakan bantuan Rp 13,2 triliun meliputi, bantuan subsidi kuota data internet dengan total anggaran Rp 6,8 triliun. Alokasinya untuk 26,8 juta penerima tahun 2021 dan 35,6 juta penerima di tahun 2020.

, realokasi anggaran dengan total Rp 405 miliar untuk peningkatan kapasitas 30 rumah sakit pendidikan dan fakultas kedokteran di PTN dan PTS. Fasilitas APD dan alat deteksi RT-PCR., dukungan pengendalian Covid-19 dengan menerjunkan 15.000 mahasiswa sebagai relawan dan melalui program kampus mengajar kami memberi dukungan kepada 8.351 sekolah di 34 provinsi dengan menerjunkan 38 ribu mahasiswa yang didampingi oleh 5.100 dosen dengan anggaran sebesar Rp353 miliar.

Selain itu, Kemdikbudristek juga memberikan kebijakan dan dukungan seperti penyusunan kurikulum darurat untuk menurunkan beban siswa dan guru. “Sehingga guru dan siswa tidak harus mencapai ketuntasan belajar dan fokus kepada numerasi literasi dan karakter,” kata Nadiem. Kemdikbudristek, ujarnya, juga telah memberikan relaksasi pembelanjaan dana BOS dan BOP PAUD sehingga sekolah lebih leluasa dalam memanfaatkan dana bantuan. Selain itu, distribusi modul pembelajaran yang bisa dilakukan secara offline bagi daerah-daerah yang sulit melaksanakan PJJ karena masalah internet dan lain-lain.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Sabet 5 Medali Olimpiade Tokyo 2020, Pemerintah Siapkan Bonus Rp 15 MiliarSabet 5 Medali Olimpiade Tokyo 2020, Pemerintah Siapkan Bonus Rp 15 MiliarAtlet Indonesia hingga saat ini berhasil membawa 5 medali dari pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020
Baca lebih lajut »

BPK Soroti Pemprov DKI Boroskan BTT Rp 1,19 M Buat Pengadaan Rapid Test di 2020BPK Soroti Pemprov DKI Boroskan BTT Rp 1,19 M Buat Pengadaan Rapid Test di 2020BPK DKI Jakarta mendapati Pemprov DKI telah memboroskan dana belanja tak terduga (BTT) untuk pengadaan rapid test pada 2020.
Baca lebih lajut »

Polisi: Saldo Rekening Anak Akidi Tio untuk Donasi Rp 2 T Tak CukupPolisi: Saldo Rekening Anak Akidi Tio untuk Donasi Rp 2 T Tak CukupPolda Sumsel menjelaskan hasil pemeriksaan terhadap anak Akidi Tio, Heryanty, soal bantuan Rp 2 T. Salah satunya adalah saldo rekening tidak sampai Rp 2 T.
Baca lebih lajut »

Kementerian PUPR Bangun 25 Rumah untuk Nelayan Sulawesi Utara Senilai Rp 3,2 MKementerian PUPR Bangun 25 Rumah untuk Nelayan Sulawesi Utara Senilai Rp 3,2 MRumah khusus untuk nelayan ini dibangun sebanyak 25 unit rumah yang terdiri dari 12 tipe couple dan 1 tipe single dengan tipe 28 meter persegi.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 10:36:18