Kemarau tak Menghalangi Gunung Kidul Panen Padi

Indonesia Berita Berita

Kemarau tak Menghalangi Gunung Kidul Panen Padi
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 48 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 92%

Dengan hasil rata-rata per hektar Rp40 juta per musim dan biaya jika dihitung sekitar Rp15 juta per musim, jadi untung Rp25 juta per musim

Musim kemarau panjang tahun 2019 ini ternyata tidak menghalangi petani di seluruh wilayah Indonesia khususnya di Gunung Kidul, Provinsi DI Yogyakarta, memanen padi. Fakta ini terjadi karena dukungan program budidaya padi yang dilaksanakan Kementerian Pertanian yang tidak hanya berorientasi semata-mata pada peningkatan produksi saja, namun juga meningkatkan kualitas lingkungan.

Suwandi menjelaskan dengan program BTS, kini Gunung Kidul tetap memanen padi meskipun tengah terjadi musim kemarau. Hingga saat ini, bantuan yang diberikan Kementan melalui program BTS ini berupa dolomit, pupuk organik, agens hayati dan refugia. "Secara ekonomis, usaha tani ini cukup menguntungkan. ," sebutnya. "Ini sangat menarik. Tapi saya pun mengingatkan agar petani memakai benih unggul bersertifikat agar hasilnya terjamin bagus," pinta dia.Suwandi memberikan lima jurus guna memperkuat daya tawar petani sehingga posisi petani menjadi lebih kuat dan petani tidak lagi mengeluhkan harga naik atau turun karena harga itu akibat, bukan penyebab.

Ketiga, hilirisasi dengan pasca panen, pengolahan dan pengemasan. Keempat, memperpendek rantai pasok bermitra dengan industri dan pasar. "Tidak hanya peningkatan panen, tapi juga di sini kualitas tanah lebih baik dari PH 3 sampai 4 bisa naik jadi 5," katanya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kemendikbud dorong Gunung Kidul kembangkan pariwisata berbasis budayaKemendikbud dorong Gunung Kidul kembangkan pariwisata berbasis budayaKementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendorong Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengembangkan pariwisata berbasis budaya, ...
Baca lebih lajut »

Ratusan Petani Terancam Gagal Panen di Musim KemarauRatusan Petani Terancam Gagal Panen di Musim KemarauPara petani rela jalan kaki 15 km untuk mendapatkan asupan air dan bisa mengairi ribuan hektar sawah saat kekeringan. GagalPanen
Baca lebih lajut »

Irigasi Rusak, Sawah Petani di Bengkulu Selatan Tak Bisa Ditanami PadiIrigasi Rusak, Sawah Petani di Bengkulu Selatan Tak Bisa Ditanami PadiPetani sudah bergotong royong memperbaiki saluran irigasi yang rusak tapi tetap saja air tidak mengalir dengan lancar ke sawah.
Baca lebih lajut »

Gunung Kidul Sediakan Internet Gratis di Setiap DesaGunung Kidul Sediakan Internet Gratis di Setiap DesaInternet desa penting untuk pelayanan publik hingga memudahkan warga menjual produk.
Baca lebih lajut »

CPNS Harus Lolos Seleksi Kompetensi BidangCPNS Harus Lolos Seleksi Kompetensi BidangMenteri PAN dan RB, Syafruddin digugat karena dianggap menghalangi pengangkatan 261 CPNS menjadi PNS.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 18:05:52